Rendahnya hasil belajar IPAS peserta didik kelas V SDN 1 Merak mendorong perlunya penerapan model pembelajaran yang mampu meningkatkan pemahaman dan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan rata-rata nilai pretest dan posttest serta peningkatan hasil belajar IPAS setelah penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Aplikasi PENA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pre-experimental dan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah seluruh peserta didik kelas V SDN 1 Merak yang berjumlah 17 siswa. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar berupa pretest dan posttest serta dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired Sample t-Test untuk mengetahui perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan, serta uji N-Gain untuk mengukur tingkat peningkatan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi uji Paired Sample t-Test sebesar 0,000 (<0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest. Rata-rata hasil belajar peserta didik meningkat dari 49,35 pada pretest menjadi 79,59 pada posttest. Hasil uji N-Gain memperoleh nilai rata-rata sebesar 0,5925 yang termasuk dalam kategori sedang, menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar setelah penerapan model pembelajaran. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Aplikasi PENA efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS peserta didik kelas V SDN 1 Merak.
Copyrights © 2026