Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan gangguan pada sistem otot dan rangka akibat postur kerja yang tidak ergonomis, aktivitas repetitif, dan beban kerja yang tinggi. Aktivitas pada area packing PT. C Pasuruan masih dilakukan secara manual sehingga berpotensi meningkatkan risiko ergonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat risiko ergonomi menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA), Rapid Entire Body Assessment (REBA), Ovako Working Posture Analysis System (OWAS), serta mengidentifikasi keluhan muskuloskeletal menggunakan Nordic Body Map (NBM). Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif terhadap delapan pekerja bagian packing. Data diperoleh melalui observasi, pengukuran sudut postur, dan penyebaran kuesioner NBM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas weighing memiliki risiko ergonomi tinggi akibat posisi lengan atas mencapai sudut 120°–140°, sedangkan aktivitas adjustment bag berisiko tinggi hingga sangat tinggi karena postur membungkuk 20°–40°. Skor NBM berkisar 70–81, menunjukkan seluruh pekerja mengalami keluhan muskuloskeletal, terutama pada bahu, lengan, pergelangan tangan, dan punggung. Hasil penilaian RULA, REBA, dan OWAS menunjukkan sebagian besar aktivitas memerlukan tindakan perbaikan segera. Usulan perbaikan meliputi pembaruan SOP, penerapan micro-breaks, program peregangan, pembatasan lembur, penggunaan operator cadangan, serta penyesuaian tinggi mesin timbangan dan konveyor untuk menurunkan risiko MSDs dan meningkatkan keselamatan serta produktivitas kerja
Copyrights © 2026