Latar belakang: Tenggelam adalah cedera akibat perendaman dalam air yang dapat menyebabkan kematian dalam waktu singkat. Salah satu faktor penyebabnya adalah kurangnya kemampuan berenang serta kelelahan atau kram saat beraktivitas di air. Life vest merupakan alat keselamatan penting yang dapat menyelamatkan nyawa dalam situasi darurat Tujuan: Mengetahui pengaruh pelatihan penggunaan life vest terhadap keterampilan pertolongan pertama korban tenggelam pada karyawan wisata SKE City Park. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest and posttest. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling dengan jumlah responden 33 orang. Intervensinya adalah berupa pelatihan penggunaan life vest pada karyawan wisata SKE City Park. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner observasi keterampilan. Uji statistik menggunakan Wilcoxon. Hasil: Sebelum pelatihan, sebagian besar responden berada pada kategori keterampilan kurang yakni 11 orang (33,3%). Setelah pelatihan, terjadi peningkatan signifikan ke kategori terampil yakni 8 orang (24,2%) dan sangat terampil yakni 17 orang (51,5%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (nilai p<0,05). Simpulan: Pelatihan life vest efektif meningkatkan keterampilan karyawan dalam memberikan pertolongan pertama pada kasus tenggelam (nilai p<0,05).
Copyrights © 2025