Untuk menunjang kelancaran proses praktikum diperlukan asisten laboratorium yang memiliki kompetensi akademik, keterampilan teknis, kemampuan komunikasi, serta tanggung jawab yang baik. Proses pemilihan asisten laboratorium yang dilakukan secara manual sering kali menimbulkan berbagai permasalahan, seperti subjektivitas dalam penilaian, proses seleksi yang memerlukan waktu cukup lama, dan kesulitan dalam menentukan kandidat terbaik ketika jumlah pendaftar cukup banyak. Oleh karena itu diperlukan suatu sistem yang mampu membantu proses pengambilan keputusan secara objektif dan terstruktur.Penelitian ini bertujuan untuk membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dalam pemilihan asisten laboratorium komputer menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SAW mampu memberikan rekomendasi kandidat terbaik berdasarkan nilai preferensi tertinggi yang diperoleh dari proses normalisasi dan perhitungan bobot kriteria. Sistem yang dibangun dapat membantu pihak laboratorium dalam melakukan proses seleksi secara lebih cepat, efektif, transparan, dan akurat.
Copyrights © 2026