Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya pergeseran orientasi pendidikan modern yang cenderung menekankan aspek kognitif dan akademik, sementara dimensi spiritual, moral, sosial, dan jasmani kurang mendapat perhatian proporsional, sehingga memunculkan ketidakseimbangan dalam pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hakikat manusia dalam perspektif Al-Qur’an serta mengkaji implikasinya terhadap pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi dokumentasi terhadap Al-Qur’an, kitab tafsir, buku filsafat pendidikan Islam, serta artikel ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, analisis isi (content analysis), dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manusia dalam Al-Qur’an dipahami secara multidimensional melalui empat konsep utama, yaitu ‘abd Allah, al-nās, al-insān, dan al-basyar yang merepresentasikan dimensi spiritual, sosial, intelektual, dan biologis. Keempat konsep tersebut menegaskan bahwa manusia harus dipahami secara holistik dan tidak parsial. Implikasinya, pendidikan Islam harus dirancang secara integratif dengan menyeimbangkan aspek aqliyah dan qalbiyah, mengembangkan hard skill dan soft skill, serta mengarahkan peserta didik menuju terbentuknya insan kamil yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Kata kunci: Al-Qur’an; filsafat pendidikan; hakikat manusia; insan kamil; pendidikan Islam
Copyrights © 2026