Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepercayaan diri sebagai variabel afektif terhadap kelancaran berbicara sebagai aspek produksi bahasa pada siswa kelas X SMA Negeri 16 Samarinda. Dengan menggunakan landasan teori Affective Filter Hypothesis yang dikemukakan oleh Krashen, penelitian ini dibatasi hanya pada dua variabel utama, yaitu kepercayaan diri dan kelancaran berbicara. Fokus penelitian diarahkan untuk menguji hipotesis alternatif (H₁) yang menyatakan adanya pengaruh positif dan signifikan antara kepercayaan diri terhadap kelancaran berbicara siswa, serta membandingkannya dengan hipotesis nol (H₀) yang menyatakan tidak terdapat pengaruh antara kedua variabel tersebut. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memahami peran faktor afektif terhadap keterampilan berbahasa, khususnya dalam konteks pembelajaran bahasa di tingkat sekolah menengah.
Copyrights © 2026