Rendahnya kemampuan literasi dan numerasi siswa sering kali berakar dari minimnya stimulasi akademik di lingkungan keluarga, yang menciptakan hambatan kognitif sejak dini. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan kemampuan dasar siswa melalui program CALISTUNG berbasis pendampingan orang tua di UPTD SDN 122371 Pematangsiantar. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara dan studi dokumentasi terhadap komponen sekolah serta orang tua. Intervensi dilakukan secara intensif tiga kali seminggu selama tiga bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi perhatian orang tua pada dimensi struktural, afektif, dan kognitif mampu mengakselerasi kemampuan membaca, menulis, dan berhitung secara signifikan. Selain peningkatan akademis, siswa menunjukkan perubahan perilaku berupa kedisiplinan dan kemandirian belajar yang lebih tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa kolaborasi sinergis antara sekolah dan keluarga merupakan variabel determinan dalam mengatasi kendala belajar. Disimpulkan bahwa pendampingan orang tua yang terstruktur efektif menciptakan habituasi belajar yang positif dan permanen bagi perkembangan siswa di sekolah dasar.
Copyrights © 2026