Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi manajemen sarana dan prasarana di SMK Negeri 1 Jatibarang dalam mendukung pembelajaran adaptif berbasis deep learning. Pendekatan kualitatif jenis studi kasus digunakan untuk mengeksplorasi proses perencanaan, pengadaan, pemanfaatan, serta evaluasi sarpras digital melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen sarpras dilakukan secara partisipatif, berbasis kebutuhan, dan terintegrasi dalam Rencana Kerja Sekolah. Implementasi LMS, pelatihan guru, serta penggunaan perangkat berbasis AI menunjukkan adanya transformasi pembelajaran yang signifikan. Temuan juga mengungkap peningkatan kompetensi teknis dan non-teknis siswa, meskipun masih ditemukan kendala infrastruktur dan variasi literasi digital guru. Kesimpulan menunjukkan bahwa strategi manajerial yang adaptif, kolaboratif, dan berbasis data menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem pembelajaran vokasi yang berkelanjutan dan responsif terhadap tantangan Revolusi Industri 4.0. Kata kunci: Manajemen sarana dan prasarana; pembelajaran adaptif; deep learning; SMK; pendidikan vokasional digital.
Copyrights © 2026