Permasalahan sampah yang kian kompleks menuntut solusi inovatif, terutama di lingkungan sekolah. Laporan ini mengkaji peran bank sampah sekolah sebagai katalisator peningkatan kepedulian lingkungan siswa. Bank sampah sekolah didefinisikan sebagai sistem pengelolaan sampah anorganik bernilai ekonomis yang mengintegrasikan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Program ini memberikan manfaat multidimensi: secara lingkungan, menciptakan sekolah yang lebih bersih; secara ekonomi, mengubah sampah menjadi sumber pendapatan dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan; serta secara edukasi, meningkatkan kesadaran dan membentuk perilaku bertanggung jawab siswa. Implementasinya melibatkan tahapan operasional terstruktur mulai dari sosialisasi, pengumpulan, pemilahan, hingga penjualan yang didukung oleh edukasi berkelanjutan, insentif, dan kegiatan kreatif. Dampak yang terukur meliputi peningkatan pemahaman siswa tentang pengelolaan sampah, pembentukan sikap positif, dan perubahan perilaku nyata dalam pengurangan serta pemilahan sampah. Meskipun menghadapi tantangan seperti kesadaran rendah dan keterbatasan fasilitas, dukungan internal dan eksternal menjadi faktor kunci keberhasilan. Rekomendasi strategis mencakup sosialisasi intensif, keteladanan guru, integrasi kurikulum, dan kolaborasi multi-pihak untuk memastikan keberlanjutan program dan dampaknya yang meluas. Bank sampah sekolah tidak hanya mengatasi masalah sampah, tetapi juga menjadi platform efektif untuk pendidikan karakter dan pembangunan berkelanjutan. Kata kunci: bank sampah, katalis, kepedulian, lingkungan
Copyrights © 2026