Penghitungan jumlah jemaat secara manual pada lingkungan gereja berpotensi menimbulkan human error, sulit dilakukan secara real-time, serta menambah beban operasional usher dalam mengelola aktivitas ibadah dan kapasitas ruangan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem penghitung jemaat berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan dual sensor infrared proximity E18-D80NK, mikrokontroler ESP32, database MySQL, dan web dashboard pada Bethany Citywalk Church. Sistem menggunakan metode direction-based counting untuk mendeteksi arah pergerakan jemaat masuk dan keluar berdasarkan urutan aktivasi sensor, kemudian mengirimkan data menuju server melalui komunikasi Wi-Fi untuk ditampilkan secara real-time. Pengujian dilakukan menggunakan Black Box Testing, evaluasi akurasi, response time, dan communication reliability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berhasil melakukan deteksi pergerakan, penghitungan jumlah jemaat secara otomatis, serta monitoring kapasitas ruangan melalui dashboard berbasis web. Sistem mampu meningkatkan efisiensi monitoring dibandingkan metode manual, meskipun masih memiliki keterbatasan pada kondisi ketika beberapa jemaat melewati area sensor secara bersamaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis dual sensor infrared berbiaya rendah dapat menjadi solusi praktis untuk monitoring jemaat secara real-time pada lingkungan operasional gereja.
Copyrights © 2026