Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PEMANFAATAN E-LEARNING BERBASIS WEBSITE UNTUK MENINGKATKAN CAPACITY BUILDING GURU SMP DI SMPN 2 KALAWAT MINAHASA UTARA Dodisutarma Lapihu; Mahardika Inra Takaendengan; Mans Lumiu Mananohas Mananohas; Christian Alderi Jeffta Soewoeh; Yalon Bu’tu Pagewang; Feergio Given Majesty Tambalean; Andrea Emaily Sumakul; Daniel Liuw; Thesalonika Putri Millenia Parera
ABDI WINA JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): Abdi Wina Edisi Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi digital guru melalui pelatihan dan pendampingan pemanfaatan e-learning berbasis website sebagai implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SMP Negeri 2 Kalawat, Minahasa Utara. Metode yang digunakan adalah pelatihan intensif hybrid (luring-daring) dan pendampingan partisipatif, didukung oleh pengembangan sistem e-learning menggunakan framework CodeIgniter yang responsif dan kompatibel dengan koneksi internet terbatas. Proses dimulai dari identifikasi kebutuhan melalui wawancara dan observasi terhadap 26 guru dan 554 siswa, dilanjutkan dengan perancangan sistem berdasarkan kebutuhan fungsional dan non-fungsional, pelatihan luring selama satu minggu, implementasi hybrid selama tiga bulan, hingga evaluasi dampak menggunakan kuesioner Skala Likert dan observasi kelas. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman guru terhadap platform digital dari skor rata-rata 2,54 menjadi 4,15, atau naik sebesar 63,4%, serta peningkatan kepercayaan diri dari 2,31 menjadi 3,85 (66,7%). Pada siswa, terjadi peningkatan pemahaman dari 2,93 menjadi 4,05 (38,2%) dan kepercayaan diri dari 2,76 menjadi 3,76 (36,2%). Frekuensi akses siswa mencapai rata-rata 4,2 kali per minggu, dengan 89% tugas dikumpulkan tepat waktu. Munculnya lima guru sebagai local champion membuktikan terjadinya transformasi sosial berupa budaya kolaborasi dan kesadaran kolektif untuk keberlanjutan. Platform e-learning terbukti relevan dengan Kurikulum Merdeka, mudah digunakan, dan diterima baik oleh komunitas sekolah. Kata kunci: pengabdian, pelatihan guru, community engagement, digital pedagogy, Kurikulum Merdeka
IMPLEMENTATION OF AN IOT-BASED CONGREGANT COUNTING SYSTEM USING INFRARED PROXIMITY SENSOR E18-D80NK AND WEB DASHBOARD: CASE STUDY: BETHANY CITYWALK CHURCH Daniel Liuw; Wisard W Kalengkongan; Benny Pinontoan; Eliasta Ketaren
Jurnal TIMES Vol 15 No 1 (2026): Jurnal TIMES
Publisher : STMIK TIME

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51351/jtm.15.1.2026941

Abstract

Penghitungan jumlah jemaat secara manual pada lingkungan gereja berpotensi menimbulkan human error, sulit dilakukan secara real-time, serta menambah beban operasional usher dalam mengelola aktivitas ibadah dan kapasitas ruangan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem penghitung jemaat berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan dual sensor infrared proximity E18-D80NK, mikrokontroler ESP32, database MySQL, dan web dashboard pada Bethany Citywalk Church. Sistem menggunakan metode direction-based counting untuk mendeteksi arah pergerakan jemaat masuk dan keluar berdasarkan urutan aktivasi sensor, kemudian mengirimkan data menuju server melalui komunikasi Wi-Fi untuk ditampilkan secara real-time. Pengujian dilakukan menggunakan Black Box Testing, evaluasi akurasi, response time, dan communication reliability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berhasil melakukan deteksi pergerakan, penghitungan jumlah jemaat secara otomatis, serta monitoring kapasitas ruangan melalui dashboard berbasis web. Sistem mampu meningkatkan efisiensi monitoring dibandingkan metode manual, meskipun masih memiliki keterbatasan pada kondisi ketika beberapa jemaat melewati area sensor secara bersamaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis dual sensor infrared berbiaya rendah dapat menjadi solusi praktis untuk monitoring jemaat secara real-time pada lingkungan operasional gereja.