Opsi saham merupakan kontrak derivatif yang memberikan hak (bukan kewajiban) untuk membeli atau menjual saham underlying pada harga dan waktu tertentu, sehingga memerlukan metode valuasi yang andal. Penelitian ini bertujuan menentukan harga teoretis opsi call dan put menggunakan model Black-Scholes, menguji akurasi model melalui perbandingan dengan harga pasar aktual, serta menganalisis sensitivitas harga opsi menggunakan parameter The Greeks. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa harga saham AMZN (S=$210,11), variasi strike price (K =$85 sampai $370), tingkat suku bunga bebas risiko, volatilitas historis, dan waktu jatuh tempo. Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh harga teoretis opsi call yang menurun secara monoton dari $127,56 pada K = 85 menjadi $1,68 pada K = 370, sedangkan opsi put menunjukkan tren sebaliknya dari $0,02 menjadi $151,02, konsisten dengan prinsip ekonomi moneyness. Validasi model untuk opsi call menghasilkan MAE sebesar 2,18, MAPE 5,32%, dan RMSE 5,20. sementara itu, pada opsi put diperoleh nilai MAE sebesar 4,78, MAPE 25,63%, dan RMSE 7,44. Nilai tersebut menunjukkan bahwa model memberikan tingkat akurasi yang lebih tinggi pada penentuan harga opsi call dibandingkan pada opsi put. Analisis The Greeks menunjukkan bahwa Delta merupakan parameter yang paling berpengaruh terhadap harga opsi. Nilai Delta yang mendekati 1 menunjukkan bahwa perubahan harga saham memberi dampak paling besar terhadap perubahan harga opsi.
Copyrights © 2026