Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi determinan financial distress berdasarkan likuiditas, leverage , sales growth , dan operating capacity pada perusahaan manufaktur sektor aneka industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder. Sampel penelitian terdiri atas 75 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling , sehingga diperoleh 375 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model (REM) menggunakan perangkat lunak EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas, leverage , dan kapasitas operasi merupakan determinan yang signifikan terhadap financial distress , sedangkan pertumbuhan penjualan tidak terbukti sebagai determinan yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa kesulitan keuangan lebih ditentukan oleh kondisi fundamental perusahaan, terutama likuiditas, struktur utang, dan efisiensi operasional. Penelitian ini memberikan bukti empiris mengenai determinan financial distress pada perusahaan manufaktur sektor aneka industri di Indonesia
Copyrights © 2026