Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan diksi dan gaya bahasa santriwati Dayah MUDI Putri Samalanga dalam komunikasi sehari-hari. Dayah MUDI Putri merupakan lembaga pendidikan Islam putri tertua di Aceh yang memiliki tradisi keilmuan salafiyah yang kuat serta lingkungan keagamaan yang berpengaruh terhadap pola komunikasi santriwati. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Data diperoleh melalui observasi langsung dan dokumentasi terhadap tuturan lisan santriwati di lingkungan dayah, kemudian ditranskripsikan dan dianalisis menggunakan analisis wacana kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santriwati menggunakan berbagai jenis diksi dan gaya bahasa, antara lain diksi keagamaan, diksi kesantunan, diksi persetujuan, diksi evaluatif–apresiatif, serta campur kode antara bahasa Indonesia dan bahasa Aceh. Penggunaan bahasa tersebut tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi sebagai sarana pembentukan adab, internalisasi nilai-nilai keislaman, serta pelestarian budaya lokal. sehingga, bahasa santriwati Dayah MUDI Putri mencerminkan identitas pesantren yang religius, santun, dan ditanamkan kuat pada tradisi keilmuan Islam dan budaya Aceh.
Copyrights © 2026