Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana iklan konten berdampak pada keinginan untuk membeli barang, dengan keterlibatan pelanggan sebagai variabel mediasi pada akun TikTok @72Batik. Penelitian ini melibatkan 400 orang yang mengikuti akun tersebut dan pernah berinteraksi dengan kontennya, menggunakan pendekatan kuantitatif. Untuk melakukan analisis data, metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa content marketing serta customer engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention; namun, customer engagement tidak berpengaruh signifikan terhadap purchase intention. Akibatnya, hubungan antara content marketing dan purchase intention tidak dapat dimediasi. Temuan ini menunjukkan bahwa keterlibatan konsumen di TikTok, seperti memberikan like, komentar singkat, atau menonton live streaming, cenderung bersifat dangkal dan tidak cukup kuat untuk mendorong niat membeli. Interaksi tersebut lebih dipengaruhi oleh faktor hiburan, promosi sesaat, atau paparan algoritma TikTok daripada ketertarikan yang mendalam terhadap produk. Oleh karena itu, strategi content marketing yang informatif, autentik, dan kredibel sangat penting untuk meningkatkan purchase intention secara efektif, sementara kualitas engagement perlu diperkuat agar dapat memberikan dampak nyata terhadap keputusan pembelian. Implikasi penelitian menekankan perlunya pengelola akun mengembangkan interaksi yang lebih bermakna melalui respons dua arah, demonstrasi produk, testimoni, dan ajakan bertindak yang jelas. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mengubah keterlibatan pasif menjadi evaluasi produk yang lebih serius dan memperbesar peluang terbentuknya niat pembelian.
Copyrights © 2026