Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi Pujasera Desa Bucor Kulon dalam mendukung pembangunan ekonomi lokal melalui pendekatan SWOT yang mencakup kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara mendalam terhadap pengelola, pelaku usaha, dan pemerintah desa, serta dokumentasi kegiatan. Data dianalisis melalui reduksi, pengelompokan faktor internal dan eksternal, penyajian temuan, serta penarikan kesimpulan strategis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pujasera Desa Bucor Kulon memiliki kekuatan berupa lokasi yang strategis, variasi produk kuliner, partisipasi masyarakat yang tinggi, dan fungsinya sebagai ruang interaksi ekonomi serta sosial. Kelemahan utama meliputi keterbatasan modal, kemampuan manajerial yang belum merata, fasilitas yang perlu ditingkatkan, dan promosi yang belum optimal. Peluang pengembangan berasal dari dukungan pemerintah desa, meningkatnya minat masyarakat terhadap kuliner lokal, pemanfaatan pemasaran digital, serta potensi kolaborasi dengan berbagai pihak. Adapun ancaman yang dihadapi mencakup persaingan usaha sejenis, perubahan selera konsumen, dan ketidakstabilan permintaan. Berdasarkan analisis tersebut, strategi pengembangan perlu diarahkan pada peningkatan kapasitas pengelola dan pelaku UMKM, penguatan identitas kuliner lokal, perluasan promosi digital, perbaikan fasilitas, pengembangan kemitraan, serta evaluasi kinerja secara berkala. Pujasera berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi desa apabila dikelola secara profesional, adaptif, partisipatif, dan berkelanjutan. Strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan pelaku usaha, memperluas kesempatan kerja, memperkuat perputaran ekonomi lokal, dan menjaga keberlanjutan Pujasera Desa Bucor Kulon.
Copyrights © 2026