Perancangan kolom beton bertulang dalam rekayasa struktur umumnya masih menggunakan metode konvensional berbasis iterasi yang cenderung belum optimal secara ekonomi akibat keterbatasan dalam mengeksplorasi variasi desain. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model optimasi biaya minimum pada kolom beton bertulang persegi dengan memanfaatkan Genetic Algorithm (GA) yang diimplementasikan menggunakan Python 3.12. Variabel desain bersifat diskrit dan disesuaikan dengan praktik lapangan, meliputi mutu beton (fc') sebesar 25 dan 30 MPa, dimensi penampang (b dan h) antara 400–800 mm, diameter tulangan longitudinal {10; 13; 16; 19} mm, diameter sengkang {10; 13; 16} mm, jumlah tulangan 4–20 batang, serta jarak sengkang 100–250 mm. Fungsi objektif adalah meminimalkan biaya total material (beton dan baja tulangan) dengan batasan struktural berdasarkan SNI 2847:2019, mencakup kapasitas aksial, interaksi lentur P–M, geser, rasio tulangan (1–8%), dan kelangsingan kolom. Algoritma dijalankan 15 kali dengan kondisi pembebanan Pu = 1.471 kN, Mu = 187,5 kNm, dan Vu = 504,542 kN. Hasil optimasi terbaik menunjukkan biaya minimum Rp 5.343.471 dengan konfigurasi fc' = 25 MPa, dimensi 400 × 540 mm, 18 batang D13 longitudinal, dan sengkang D13 spasi 100 mm. Dibandingkan metode konvensional berbasis Excel, GA menghasilkan solusi lebih representatif karena mampu mengeksplorasi ruang solusi yang jauh lebih luas.
Copyrights © 2026