Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Optimalisasi Desain Plat Lantai Beton Bertulang berdasarkan Harga Terendah Menggunakan Metode Genetic Algorithm Ahmad Faadhil Murtaza; Agung Budiwirawan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.7791

Abstract

Perencanaan plat lantai beton bertulang secara konvensional menggunakan pendekatan trial and error sering menghasilkan desain yang konservatif sehingga tidak efisien dari segi biaya dan penggunaan material. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model optimalisasi desain plat lantai beton bertulang tipe one-way slab berbasis Python dengan menerapkan metode Genetic Algorithm (GA) untuk memperoleh konfigurasi desain berbiaya konstruksi minimum. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi otomatis ketentuan SNI dan analisis biaya lokal AHSP Kota Semarang dalam fungsi evaluasi GA. Variabel desain yang dioptimalkan meliputi tebal plat (H), diameter tulangan (Db), mutu beton (fc'), dan jarak tulangan (S), dengan batasan teknis berupa kapasitas lentur dan kontrol lendutan sesuai SNI 2847:2019, SNI 2052:2017, dan SNI 1727:2020. Parameter GA yang digunakan adalah populasi POP_SIZE = 60 individu, generasi maksimum GENERATIONS = 80, laju mutasi MUTATION_RATE = 0,1, dan nilai penalti PENALTY = 1×10⁹ terhadap pelanggaran batasan. Hasil optimasi menunjukkan konfigurasi desain optimal dengan tebal plat 120 mm, diameter tulangan 10 mm, mutu beton 21 MPa, dan jarak tulangan 500 mm, menghasilkan biaya total Rp 3.207.451. Validasi kelayakan struktur membuktikan desain memenuhi persyaratan kekuatan lentur (KUAT) dan batas lendutan (LENDUTAN). Lima solusi terbaik GA menyajikan alternatif desain dengan rentang biaya Rp 3.207.451 hingga Rp 4.116.091. Dibandingkan dengan pendekatan konvensional, metode GA mampu menghasilkan penghematan biaya sebesar 3,0% terhadap desain dengan tebal 125 mm dan fc' 25 MPa, serta 3,2% terhadap desain dengan diameter tulangan 16 mm, tanpa mengorbankan keamanan struktur.
Implementasi SMARCOS: Smart Water Conditioning System Berbasis Web-IoT di Balai Benih Ikan Kecamatan Mijen Semarang Anan Nugroho; Mona Subagja; Syahroni Hidayat; Agung Budiwirawan; Ledi Diyanasari; Jhonatur Stheven Simanjuntak; Tri Agus Wahyudi; Akmal Fikri
Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1459

Abstract

Effective water quality management is crucial for fish hatcheries to ensure survival and productivity. At the Fish Hatchery Center (BBI) Cangkiran Mijen, water quality monitoring is still conducted manually, leading to unstable pond conditions. To improve monitoring efficiency, SMARCOS (Smart Water Conditioning System) was developed as a Web-IoT-based system for automated monitoring of water parameters such as pH, oxygen, and temperature. The program involved pond data collection, expert consultation, system design, testing, implementation, and partner training. Evaluation was conducted through satisfaction surveys and system performance monitoring. Results showed that SMARCOS effectively corrected water quality parameters automatically, enhanced monitoring efficiency, and provided easy access to information via an IoT-based website. Surveys indicated that partners were satisfied with the system’s usability. The adoption of IoT for water quality monitoring significantly improved the efficiency and accuracy of hatchery pond management. Training sessions also increased partner understanding of IoT technology. The success of SMARCOS demonstrates that IoT can be an innovative solution for fisheries modernization, with potential replication in other hatcheries to enhance productivity and efficiency in aquaculture.
Legal Liability for Construction Failures In The Digital Era: A Qualitative Analysis of The Use Of Building Information Modeling (BIM) Pandam Bayu Seto Aji; Agung Budiwirawan
Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan Vol. 28 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jtsp.v28i1.36052

Abstract

The development of digital technology in the construction industry has led to major innovations through the implementation of Building Information Modelling (BIM), which enables cross-disciplinary collaboration within a single integrated digital model. However, this transformation also presents new legal challenges, particularly regarding the allocation of responsibility in the event of construction failures. This study aims to analyse how contractual clauses govern risk distribution associated with BIM use and how digital collaboration practices shape the determination of legal liability in real-world projects. Using a qualitative approach grounded in literature review and normative analysis, it was found that the collaborative nature of BIM blurs the traditional boundaries between designers, contractors, and project owners. The lack of clear regulations and the weak implementation of the BIM Execution Plan (BEP) often make it difficult to identify the liable party in cases of design errors or technical failures. Therefore, reformulation of contracts and regulations is required to explicitly define rights, obligations, and digital audit mechanisms to ensure legal certainty. In conclusion, the use of BIM demands comprehensive legal adaptation to balance technological efficiency and professional accountability in the era of digital construction.
Optimasi Desain Kolom Beton Bertulang Berdasarkan Biaya Minimum Menggunakan Genetic Algorithm Berbasis Python Pandu Rinaldi Nababan; Agung Budiwirawan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.7917

Abstract

Perancangan kolom beton bertulang dalam rekayasa struktur umumnya masih menggunakan metode konvensional berbasis iterasi yang cenderung belum optimal secara ekonomi akibat keterbatasan dalam mengeksplorasi variasi desain. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model optimasi biaya minimum pada kolom beton bertulang persegi dengan memanfaatkan Genetic Algorithm (GA) yang diimplementasikan menggunakan Python 3.12. Variabel desain bersifat diskrit dan disesuaikan dengan praktik lapangan, meliputi mutu beton (fc') sebesar 25 dan 30 MPa, dimensi penampang (b dan h) antara 400–800 mm, diameter tulangan longitudinal {10; 13; 16; 19} mm, diameter sengkang {10; 13; 16} mm, jumlah tulangan 4–20 batang, serta jarak sengkang 100–250 mm. Fungsi objektif adalah meminimalkan biaya total material (beton dan baja tulangan) dengan batasan struktural berdasarkan SNI 2847:2019, mencakup kapasitas aksial, interaksi lentur P–M, geser, rasio tulangan (1–8%), dan kelangsingan kolom. Algoritma dijalankan 15 kali dengan kondisi pembebanan Pu = 1.471 kN, Mu = 187,5 kNm, dan Vu = 504,542 kN. Hasil optimasi terbaik menunjukkan biaya minimum Rp 5.343.471 dengan konfigurasi fc' = 25 MPa, dimensi 400 × 540 mm, 18 batang D13 longitudinal, dan sengkang D13 spasi 100 mm. Dibandingkan metode konvensional berbasis Excel, GA menghasilkan solusi lebih representatif karena mampu mengeksplorasi ruang solusi yang jauh lebih luas.