Penelitian ini berupaya menganalisis pengaruh pemberian insentif dan kondisi lingkungan kerja terhadap tingkat kepuasan kerja karyawan aktif pada sektor industri retail di wilayah Kota Surabaya. Ketatnya penetrasi bisnis retail modern menuntut setiap perusahaan ritel untuk memiliki SDM yang kompetitif, produktif, serta memiliki etos kerja tinggi. Karakteristik kinerja tersebut sangat dipengaruhi oleh bagaimana manajemen mampu mengelola kepuasan kerja melalui penyediaan lingkungan fisik-nonfisik yang kondusif serta skema insentif yang adil. Penelitian ini mengaplikasikan pendekatan kuantitatif deskriptif berbasis analisis regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS 22. Pengumpulan data diaplikasikan dengan penyebaran kuesioner terstruktur terhadap 50 responden karyawan retail aktif di Surabaya yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Seluruh instrumen diuji melewatii uji validitas dan reliabilitas, dan memenuhi uji asumsi klasik termasuk uji normalitas Kolmogorov-Smirnov. Didapatkan hasil secara parsial merefleksikan variabel lingkungan kerja memiliki pengaruh mayoritas yang signifikan dan positif pada kepuasan kerja T hitung = 4,073$; sig. = 0,000). Variabel insentif juga terbukti memiliki pengaruh yang signifikan dan positif parsial (T hitung} = 2,793$; sig. = 0,008). Dengan bersamaan melewati uji F, kedua variabel independen terbukti berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan ($F_{hitung} = 26,882$; sig. = 0,000). Skor Koefisien Determinasi R2 senilai 0,534 mengindikasikan kontribusi lingkungan kerja dan insentif dapat merefleksikan variasi kepuasan kerja senilai 53,4%, sedangkan nilai lainnya dijelaskan faktor eksternal yang tidak diteliti pada penelitian ini.
Copyrights © 2026