Penelitian ini bertujuan menyelidiki dampak profitabilitas dan struktur modal terhadap nilai perusahaan sekaligus menilai peran moderasi Good Corporate Governance (GCG) pada perusahaan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Sektor transportasi merupakan sektor padat modal yang mengalami tekanan signifikan akibat pandemi COVID-19, sehingga menjadikannya objek penelitian yang relevan untuk mengkaji keterkaitan antar variabel keuangan di tengah kondisi krisis dan pemulihan. Populasi terdiri dari 29 perusahaan transportasi; delapan perusahaan dipilih melalui purposive sampling sehingga menghasilkan 40 observasi data panel. Variabel independen meliputi profitabilitas (ROA) dan struktur modal (DER), variabel dependen adalah nilai perusahaan (PBV), serta GCG yang diproksikan dengan proporsi Dewan Komisaris Independen berperan sebagai variabel moderasi. Analisis menggunakan regresi data panel dengan EViews 13 melalui Random Effect Model (REM). Pemilihan model didasarkan pada Uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier. Hasil uji t parsial menunjukkan profitabilitas (ROA) berpengaruh negatif tidak signifikan (prob. 0,8148) dan struktur modal (DER) berpengaruh positif tidak signifikan (prob. 0,2328) terhadap nilai perusahaan (PBV). Good Corporate Governance (GCG) berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan (prob. 0,0044). Analisis Regresi Moderasi (MRA) menunjukkan GCG tidak memoderasi pengaruh profitabilitas (prob. 0,6405) maupun struktur modal (prob. 0,2182) terhadap nilai perusahaan. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh pada nilai perusahaan dengan Prob(F-statistic) 0,083941 dan Adjusted R-squared 12,78%.
Copyrights © 2026