Industri kelapa sawit merupakan salah satu sektor penting yang berkontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia. Dalam proses pengelolaan hasil panen, kegiatan penimbangan memiliki peran yang sangat penting karena berhubungan langsung dengan perhitungan produksi, biaya operasional, dan keuntungan. Namun, metode penimbangan tradisional masih memiliki berbagai keterbatasan, seperti tingkat akurasi yang rendah, proses yang memerlukan waktu lebih lama, serta tingginya kemungkinan terjadinya kesalahan manusia. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem penimbangan yang lebih akurat, efisien, dan mudah digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun prototipe alat timbangan kelapa sawit berbasis sensor load cell menggunakan mikrokontroler Arduino Uno dengan kapasitas pengukuran hingga 350 kg. Metode penelitian yang digunakan meliputi identifikasi masalah, studi literatur, analisis kebutuhan, perancangan perangkat keras dan perangkat lunak, implementasi sistem, serta pengujian alat. Sistem terdiri dari sensor load cell sebagai pendeteksi beban, modul HX711 sebagai penguat dan konverter sinyal, Arduino Uno sebagai pengolah data, serta LCD sebagai media tampilan hasil pengukuran secara real-time. Proses kalibrasi dilakukan untuk memastikan ketepatan pembacaan berat sebelum alat digunakan dalam pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototipe yang dikembangkan mampu melakukan pengukuran berat secara konsisten, akurat, dan efisien. Sistem digital yang diterapkan juga mempermudah proses pencatatan data serta mengurangi risiko kesalahan manusia dibandingkan metode penimbangan manual. Dengan demikian, alat ini dapat menjadi solusi yang mendukung otomatisasi proses penimbangan hasil panen kelapa sawit serta meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja di sektor pertanian.
Copyrights © 2026