Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya TPA Nurul Jannah dalam membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai keislaman pada anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Penggunaan gadget yang semakin mudah dijangkau membuat anak-anak rentan terpapar konten yang tidak sesuai dengan usia dan nilai moral. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi lembaga pendidikan nonformal keagamaan dalam membimbing anak agar tetap memiliki akhlak, kebiasaan baik, dan pemahaman agama sejak dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kegiatan pembelajaran di TPA Nurul Jannah. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPA Nurul Jannah menanamkan nilai religius dan moral melalui pembelajaran menyanyi lagu Islami yang menarik, sederhana, dan menyenangkan bagi anak. Lagu Islami digunakan sebagai media untuk mengenalkan ajaran agama secara mudah dipahami, sehingga anak tidak merasa terbebani dalam proses belajar. Dampak kegiatan tersebut terlihat dari terbentuknya pembiasaan adab dan perilaku sehari-hari, seperti mengucapkan salam, berdoa sebelum dan sesudah kegiatan, mengenal rukun Islam, mengenal kisah para nabi, serta menumbuhkan rasa syukur kepada Allah SWT. Pembelajaran berbasis lagu juga membantu anak mengingat nilai keislaman secara lebih efektif. Selain itu, suasana belajar yang ceria membuat anak lebih antusias mengikuti kegiatan mengaji dan berinteraksi positif dengan teman sebaya maupun ustazah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode menyanyi lagu Islami di TPA Nurul Jannah berperan positif dalam membentuk karakter religius, moral, dan kebiasaan baik anak sejak usia dini, terutama dalam menghadapi pengaruh negatif teknologi digital saat ini.
Copyrights © 2026