Magang merupakan salah satu bentuk pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan akademik secara langsung dalam lingkungan kerja profesional. Kegiatan ini menjadi sarana penting dalam meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja, khususnya pada bidang akuntansi sektor publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pengalaman magang mahasiswa akuntansi di Sub Bagian Fasilitasi Penganggaran DPRD Kota selama periode magang empat bulan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, dokumentasi kegiatan, refleksi jurnal harian, serta analisis pengalaman yang diperoleh selama pelaksanaan magang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program magang memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kompetensi teknis mahasiswa, terutama dalam memahami proses penyusunan dan pengelolaan anggaran pemerintah daerah, sistem administrasi keuangan publik, penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), serta penggunaan perangkat lunak pendukung pengelolaan keuangan. Selain itu, mahasiswa juga memperoleh peningkatan kemampuan nonteknis yang meliputi komunikasi interpersonal, kerja sama tim, kemampuan beradaptasi terhadap budaya organisasi, manajemen waktu, serta sikap profesional dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Pengalaman magang juga memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai dinamika birokrasi dan tata kelola pemerintahan. Dengan demikian, program magang di lingkungan DPRD Kota terbukti menjadi jembatan yang efektif antara teori akademik dan praktik profesional serta berperan penting dalam membentuk sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan siap berkarier di sektor publik maupun bidang akuntansi secara umum.
Copyrights © 2026