Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh temuan deskriptif mengenai: (1) penyebab terjadinya penurunan pendapatan sektor pariwisata, (2) dampak penurunan pendapatan terhadap pembiayaan pembangunan, dan (3) upaya yang dilakukan untuk mengatasi penurunan pendapatan sektor pariwisata. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dokumentasi, serta triangulasi untuk meningkatkan validitas data. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif guna memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kondisi sektor pariwisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab penurunan pendapatan sektor pariwisata dipengaruhi oleh beberapa aspek penting, yaitu manajemen keuangan, manajemen pemasaran, manajemen sumber daya manusia, manajemen produksi dan operasi, serta aspek sosial budaya yang memengaruhi daya tarik wisata. Penurunan pendapatan tersebut berdampak pada terbatasnya pembiayaan pembangunan, khususnya dalam penyediaan, perawatan, dan pengembangan fasilitas umum maupun sarana pendukung pariwisata lainnya. Kondisi ini berpotensi menurunkan kualitas layanan dan daya saing destinasi wisata. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, berbagai upaya dilakukan, antara lain memaksimalkan sumber dana yang tersedia agar lebih efisien, mengintensifkan pemungutan pajak dan retribusi daerah, menganalisis peluang investasi, serta menentukan skala prioritas dalam alokasi pendapatan. Selain itu, dilakukan penyuluhan kepada pedagang asong, optimalisasi objek wisata dan potensi pariwisata daerah, seleksi dan rekrutmen karyawan sesuai kebutuhan, peningkatan peran polisi pariwisata, pelestarian warisan budaya, penataan fasilitas parkir dan akses jalan menuju objek wisata, serta penguatan promosi pariwisata secara berkelanjutan guna meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan pendapatan daerah.
Copyrights © 2026