Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan dalam industri musik, khususnya melalui praktik adaptasi lagu yang diproduksi, didistribusikan melalui platform digital. Teknologi AI memungkinkan perubahan berbagai unsur lagu, seperti aransemen, instrumen, tempo, genre, dan karakter suara, sehingga menimbulkan persoalan hukum terkait perlindungan hak cipta. Permasalahan utama terletak pada belum adanya pengaturan khusus mengenai penggunaan AI dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum dalam praktik adaptasi lagu berbasis AI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hak cipta terhadap praktik adaptasi lagu berbasis AI pada platform digital serta mengkaji bentuk pertanggungjawaban hukum yang dapat dikenakan terhadap pihak terlibat. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang diperoleh melalui studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan terhadap pencipta tetap dapat diberikan melalui pengaturan hak moral dan hak ekonomi dalam UU Hak Cipta. Adaptasi, pengaransemenan, pendistribusian, pengumuman, dan pemanfaatan komersial lagu merupakan hak eksklusif pencipta yang penggunaannya memerlukan izin. Pelanggaran terhadap hak tersebut dapat menimbulkan pertanggungjawaban perdata berupa ganti rugi dan penghentian perbuatan pelanggaran. Selain pengguna atau kreator konten, platform digital berpotensi dimintai pertanggungjawaban apabila tidak menindaklanjuti laporan pelanggaran hak cipta. Oleh karena itu, diperlukan pengaturan yang lebih adaptif, komprehensif, dan responsif terhadap perkembangan teknologi untuk menjamin kepastian hukum serta efektivitas perlindungan hak cipta dalam ekosistem musik digital berbasis kecerdasan buatan di Indonesia. Penguatan regulasi diperlukan untuk mencegah sengketa dan melindungi kepentingan pencipta secara optimal serta berkelanjutan kedepannya.
Copyrights © 2026