BUMDes menjadi salah satu sarana strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa, tetapi pelaksanaannya kerap menghadapi hambatan, terutama akibat lemahnya kepemimpinan kepala desa serta rendahnya kemampuan aparatur desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana pengaruh kepemimpinan kepala desa dan kompetensi aparatur terhadap kinerja organisasi BUMDes di Desa Lebuh, Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan 91 responden yang terdiri dari perangkat desa, pengelola BUMDes, serta masyarakat. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi, dan dokumentasi. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan SPSS.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala desa dan kompetensi aparatur desa memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja BUMDes, baik secara parsial maupun simultan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 70,9% menunjukkan bahwa kedua faktor tersebut memberikan kontribusi yang cukup besar dalam meningkatkan kinerja organisasi.Dari temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa keberhasilan BUMDes sangat ditentukan oleh kepemimpinan yang visioner serta aparatur desa yang memiliki kompetensi memadai. Oleh karena itu, pemerintah desa disarankan untuk terus meningkatkan kualitas kepemimpinan dan kompetensi aparatur melalui pelatihan di bidang manajemen, akuntabilitas, serta memperkuat partisipasi aktif masyarakat.
Copyrights © 2026