Pekerjaan bekisting merupakan komponen kritis dalam konstruksi beton bertulang yang memerlukan akurasi tinggi, mengingat biayanya dapat mencapai 40–60% dari total biaya struktur beton serta berkontribusi signifikan terhadap limbah konstruksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis perhitungan volume komponen bekisting pada balok dan plat menggunakan Dynamo Revit dengan studi kasus Mall Semarang. Metode kuantitatif deskriptif diterapkan melalui pemodelan struktur 3D di Autodesk Revit 2025 dan penyusunan skrip visual programming menggunakan Dynamo Revit. Model mencakup elemen kolom, balok, plat lantai, serta 17 jenis komponen penyusun bekisting (main frame, ladder frame, cross brace, joint pin, U head, balok suri-suri, besi hollow, kayu kaso, plywood, head scaffolding, pipe shoring, baseplate shoring, dan lain-lain) yang dimodelkan secara terpisah dalam bentuk family. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemodelan bekisting berhasil dilakukan secara lengkap dan terintegrasi. Penggunaan Dynamo Revit terbukti sangat efektif dengan akurasi 100% (selisih 0% terhadap perhitungan manual), efisiensi waktu perhitungan seluruh komponen hanya 10–15 menit setelah model selesai, serta kemampuan reusability skrip untuk perhitungan pada zona pengecoran yang berbeda (Zona A dan Zona B) tanpa perlu menyusun ulang dari awal. Perhitungan rinci menghasilkan, misalnya, jumlah scaffolding bawah 5.321 unit, total panjang hollow 189,01 m, luas plywood samping 11.883,66 m², dan seterusnya untuk satu lantai dasar. Validasi dengan perhitungan manual menunjukkan tidak ada perbedaan (deviasi 0%). Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi adopsi BIM dan visual programming dalam manajemen konstruksi, serta menjadi referensi bagi praktisi dan akademisi dalam meningkatkan efisiensi quantity take-off bekisting.
Copyrights © 2026