Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Penguatan kesadaran akan pentingnya marka jalan untuk keselamatan anak sekolah di SDN 04 Karangsari Nurti Kusuma Anggraini; Rahma Nindya Ayu Hapsari; Nurul Yuhanafia; Retno Mayasari; Muhammad Faizal Ardhiansyah Arifin; Rifky Raif Setianto; Sayful Ammar; Nathanael Legawa Christian
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i5.33945

Abstract

AbstrakKawasan sekolah pada jam masuk dan pulang selalu ramai, sehingga berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Salah satu solusi mengurangi dampak terjadinya kecelakan lalu lintas dengan membuat marka jalan. Marka jalan menjadi satu hal penting dalam keselamatan, kenyamanan, dan ketertiban untuk pengguna jalan, baik untuk anak-anak sekolah, guru, maupun warga masyarakat setempat. Marka jalan berfungsi sebagai tanda pemberi isyarat lalu lintas dan alat pengendali serta pengaman bagi pengguna jalan. Permasalahan yang ada yaitu belum adanya marka jalan yang terpasang di SDN 04 Karangsari. Sehingga tidak terjaminnya keselamatan khususnya anak sekolah, maka perlu direncanakan fasilitas marka jalan yang memenuhi kebutuhan di SDN 04 Karangsari. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan fasilitas marka jalan guna meningkatkan keselamatan dan memberikan rasa aman kepada anak sekolah ketika menyeberang. Solusi permasalahan yang diberikan pada kegiatan ini adalah dilakukannya pembuatan marka jalan dan memasang rambu lalu lintas seperti rambu menyeberang, rambu hati-hati dan rambu menurunkan kecepatan serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pelaksanannya. Hasil kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi anak-anak sekolah, guru, maupun masyarakat setempat, sehingga dapat meningkatkan keselamatan anak-anak sekolah dengan mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas di area sekolah. Kata kunci: keselamatan anak sekolah; marka jalan; rambu lalu lintas. AbstractThe school area is always crowded during the hours of entry and exit, so it has the potential to cause traffic accidents. One solution to reduce the impact of traffic accidents is to make road markings. Road markings are one of the important factors in the safety, comfort, and order for road users, both for school children, teachers, and the local community. Road markings function as a traffic signal and a control and safety device for road users. The existing problem is that there are no road markings installed at SDN 04 Karangsari. So that the safety is not guaranteed, especially for school children, it is necessary to plan road marking facilities that meet the needs at SDN 04 Karangsari. The purpose of this community service activity is to provide road marking facilities to improve safety and provide a sense of security to school children when crossing. The solution to the problem given in this activity is to make road markings and install traffic signs such as crossing signs, caution signs and speed signs and involve active community participation in its implementation. The results of this activity are expected to be beneficial for school children, teachers, and the local community, so that it can improve the safety of school children by reducing the risk of traffic accidents in the school area. Keywords: road markings; school safety; traffic signs.
LABOR COST ANALYSIS ON THE ACCELERATION OF ARCHITECTURAL WORK IMPLEMENTATION (CASE STUDY: FACULTY OF ECONOMICS AND BUSINESS BUILDING, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG) Rendi Tonga Syaputra; Muhammad Faizal Ardhiansyah Arifin
AT TARIIZ : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 5 No 01 (2025): AT TARIIZ : JURNAL EKONOMI DAN BISNIS ISLAM
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/attariiz.v5i01.2232

Abstract

Time and cost control are critical aspects in construction project implementation, particularly in architectural works that heavily depend on labor productivity. Delays in work completion may significantly increase labor costs. This study aims to compare normal scheduling and accelerated scheduling using the Precedence Diagram Method (PDM) and to analyze their impact on project duration and labor costs. The case study was conducted on the construction project of the Faculty of Economics and Business Building at Universitas Negeri Semarang, focusing on architectural works of the Basement and First floors. A quantitative method was employed using secondary data, including the Bill of Quantity, Budget Plan, weekly reports, and labor productivity data. The results indicate that normal scheduling produced a total duration of 478 days, while accelerated scheduling using PDM reduced the duration to 352 days and generated labor cost savings of Rp24,967,750. These findings demonstrate that PDM effectively improves time and labor cost efficiency in architectural building projects.
Pemantauan Aktivitas Pekerja Konstruksi Secara Real-Time Menggunakan Computer Vision Berbasis YOLOv8 Muhammad Yusuf Al-Firdaus; Muhammad Faizal Ardhiansyah Arifin; Very Iman Santosa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9246

Abstract

Manajemen proyek konstruksi di Indonesia masih sangat bergantung pada metode pengawasan manual yang konvensional. Metode ini rentan terhadap kesalahan manusia, subjektivitas penilaian, kelelahan pengamat, serta tidak memiliki kemampuan responsivitas real-time. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi sistem pemantauan aktivitas pekerja berbasis computer vision menggunakan algoritma YOLOv8. Sistem ini dirancang untuk mengklasifikasikan empat kategori aktivitas pekerjaan bata secara real-time, yaitu memasang bata, memotong bata, mengaduk semen, dan plester bata, sekaligus mendeteksi kepatuhan penggunaan helm keselamatan secara simultan dalam satu model terpadu. Dataset video direkam di lokasi konstruksi gedung FKIP Universitas Muria Kudus, Jawa Tengah, dengan melibatkan pekerja bata berpengalaman. Total 4.170 anotasi bounding box berhasil dikumpulkan dan terdistribusi ke dalam tujuh kelas objek. Model YOLOv8s dilatih selama 200 epoch menggunakan platform Google Colaboratory dengan akselerasi GPU NVIDIA T4 dan strategi transfer learning dari bobot pre-trained COCO. Hasil evaluasi kuantitatif pada subset pengujian menunjukkan bahwa akurasi tertinggi dicapai oleh kelas memotong bata dan plester bata sebesar 92%, diikuti oleh kelas mengaduk semen sebesar 82%, sedangkan kelas memasang bata mencapai akurasi 56%. Untuk deteksi kepatuhan helm, presisi kelas helm sangat tinggi, yaitu 94%, namun recall untuk kelas yang tidak memakai helm masih rendah, hanya 40%. Rata-rata F1-Score keseluruhan dari keenam kelas yang dievaluasi adalah 73%. Sistem ini membuktikan bahwa pendekatan YOLOv8 merupakan alternatif yang objektif, skalabel, dan layak untuk diterapkan dalam pengawasan konstruksi di Indonesia. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas variasi dataset dari lokasi dan kondisi pencahayaan yang beragam.
Analisis Volume Bekisting Pilar Jembatan Menggunakan Dynamo Revit pada Proyek Jalan Tol Miguel Aryo Neshano Pratama; Muhammad Faizal Ardhiansyah Arifin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10105

Abstract

Pembangunan infrastruktur jembatan di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas, khususnya pada proyek jalan tol yang memerlukan estimasi material secara akurat. Bekisting pilar jembatan merupakan salah satu komponen dengan proporsi biaya yang signifikan sehingga ketepatan perhitungan volumenya berpengaruh terhadap efisiensi anggaran proyek. Metode konvensional berbasis gambar dua dimensi masih banyak digunakan, namun membutuhkan waktu yang relatif lama dan rentan terhadap kesalahan manusia, terutama pada elemen dengan geometri kompleks seperti kolom bertahap, pier head tipe hammerhead, dan haunch. Penelitian ini bertujuan menganalisis volume bekisting pilar jembatan menggunakan integrasi Autodesk Revit 2026 dan Dynamo for Revit 3.6.1.2665 serta membandingkan akurasi dan efisiensi waktunya dengan metode manual. Pemodelan tiga dimensi dilakukan pada elemen kolom, pier head, dan haunch berdasarkan gambar kerja proyek jalan tol aktual. Selanjutnya, skrip visual programming pada Dynamo dikembangkan untuk mengekstraksi luas permukaan bekisting secara otomatis dan mengekspor hasilnya ke Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Dynamo menghasilkan total luas bekisting sebesar 290,60 m² dengan deviasi rata-rata 0,07% dibandingkan metode manual sebesar 290,80 m². Deviasi maksimum terjadi pada komponen haunch sebesar 0,43%, sedangkan komponen lainnya menunjukkan deviasi 0,00%. Dari sisi efisiensi waktu, penggunaan Dynamo mampu mengurangi waktu pengerjaan dari 180 menit menjadi 85 menit atau lebih cepat sebesar 52,8%, dengan efisiensi tertinggi pada proses perhitungan luas permukaan mencapai 88,9%. Dengan demikian, integrasi Revit dan Dynamo terbukti akurat, efektif, dan efisien untuk mendukung digitalisasi quantity take-off pada proyek konstruksi jembatan.
Strategi Digitalisasi dalam Perhitungan Volume Bekisting untuk Menunjang Manajemen Konstruksi (Studi Kasus Mall Semarang) Mohammad Riyan Suryo Buwono; Muhammad Faizal Ardhiansyah Arifin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10307

Abstract

Pekerjaan bekisting merupakan komponen kritis dalam konstruksi beton bertulang yang memerlukan akurasi tinggi, mengingat biayanya dapat mencapai 40–60% dari total biaya struktur beton serta berkontribusi signifikan terhadap limbah konstruksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis perhitungan volume komponen bekisting pada balok dan plat menggunakan Dynamo Revit dengan studi kasus Mall Semarang. Metode kuantitatif deskriptif diterapkan melalui pemodelan struktur 3D di Autodesk Revit 2025 dan penyusunan skrip visual programming menggunakan Dynamo Revit. Model mencakup elemen kolom, balok, plat lantai, serta 17 jenis komponen penyusun bekisting (main frame, ladder frame, cross brace, joint pin, U head, balok suri-suri, besi hollow, kayu kaso, plywood, head scaffolding, pipe shoring, baseplate shoring, dan lain-lain) yang dimodelkan secara terpisah dalam bentuk family. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemodelan bekisting berhasil dilakukan secara lengkap dan terintegrasi. Penggunaan Dynamo Revit terbukti sangat efektif dengan akurasi 100% (selisih 0% terhadap perhitungan manual), efisiensi waktu perhitungan seluruh komponen hanya 10–15 menit setelah model selesai, serta kemampuan reusability skrip untuk perhitungan pada zona pengecoran yang berbeda (Zona A dan Zona B) tanpa perlu menyusun ulang dari awal. Perhitungan rinci menghasilkan, misalnya, jumlah scaffolding bawah 5.321 unit, total panjang hollow 189,01 m, luas plywood samping 11.883,66 m², dan seterusnya untuk satu lantai dasar. Validasi dengan perhitungan manual menunjukkan tidak ada perbedaan (deviasi 0%). Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi adopsi BIM dan visual programming dalam manajemen konstruksi, serta menjadi referensi bagi praktisi dan akademisi dalam meningkatkan efisiensi quantity take-off bekisting.
Analisis Percepatan Durasi Pekerjaan Arsitektur Menggunakan Critical Path Method (CPM) Ayubi Nugro Parikesit; Muhammad Faizal Ardhiansyah Arifin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11760

Abstract

Keterlambatan proyek konstruksi merupakan tantangan klasik yang sering kali memicu pembengkakan biaya dan tertundanya fungsi pelayanan publik, terutama pada fasilitas kesehatan seperti rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penjadwalan dan biaya pada pekerjaan arsitektur di Proyek Pembangunan Gedung Pelayanan VIP RSUD Prof. DR. Margono Purwokerto, sebuah struktur bangunan vertikal 7 lantai dan lantai atap. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan dengan menerapkan metode Critical Path Method (CPM) untuk mengidentifikasi aktivitas pada lintasan kritis, serta mensimulasikan percepatan durasi melalui strategi labor crashing (penambahan tenaga kerja). Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi lapangan, serta analisis dokumen teknis seperti Bill of Quantities (BoQ), Master Schedule, dan Kurva S. Standardisasi harga dan upah mengacu pada AHSP Permen PUPR No. 1 Tahun 2022, No. 8 Tahun 2023, dan Keputusan Bupati Banyumas No. 233 Tahun 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kondisi eksisting (normal), total durasi penyelesaian pekerjaan arsitektural adalah 189 hari (28 minggu) dengan penyerapan tenaga kerja kumulatif sebesar 3.203,18 orang dan total anggaran upah Rp5.918.127.107,88. Melalui intervensi labor crashing pada lintasan kritis, total durasi proyek berhasil dipangkas secara signifikan menjadi 160 hari, menghasilkan efisiensi waktu sebesar 15% (lebih cepat 29 hari) dengan konsekuensi peningkatan kepadatan tenaga kerja kumulatif sebesar 3% menjadi 3.313,60 orang. Menariknya, total biaya upah tenaga kerja pasca-percepatan tidak mengalami perubahan (konstan) dari anggaran semula. Penemuan ini membuktikan secara empiris bahwa pemodelan percepatan berada pada jalur koridor optimum proyek, di mana reduksi waktu yang substansial dapat dicapai tanpa memicu pembengkakan biaya.