Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh pengungkapan lingkungan, sosial, dan tata kelola serta kinerja kredit terhadap profitabilitas perbankan. Profitabilitas dalam penelitian ini diproksikan dengan Return on Assets (ROA). Variabel independen yang digunakan meliputi environmental disclosure, social disclosure, governance disclosure, Loan to Deposit Ratio (LDR), dan Net Interest Margin (NIM), sedangkan variabel dependen diukur menggunakan Return on Assets (ROA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari annual report, sustainability report, laporan keuangan, serta skor Environmental, Social, and Governance (ESG) Disclosure Bloomberg. Observasi dalam penelitian berjumlah 55 data yang berasal dari 11 bank yang termasuk dalam Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) 3 dan KBMI 4 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) serta memiliki skor Environmental, Social, and Governance (ESG) Disclosure di Bloomberg selama periode 2020-2024. Teknik pemilihan sampel menggunakan purposive sampling. Metode analisis yang digunakan yaitu regresi data panel dengan model terpilih Fixed Effect Model (FEM). Pengolahan data dilakukan menggunakan software EViews 13. Berdasarkan hasil pengujian, pengungkapan lingkungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA, sedangkan pengungkapan sosial, tata kelola, LDR, dan NIM tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Sementara itu, secara simultan hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan lingkungan, sosial, tata kelola, LDR, dan NIM berpengaruh terhadap ROA. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengungkapan dimensi lingkungan memiliki kontribusi yang signifikan terhadap profitabilitas bank, sementara dimensi sosial, tata kelola, dan indikator kinerja kredit (LDR dan NIM) belum menunjukkan pengaruh yang signifikan selama periode penelitian.
Copyrights © 2026