Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALYSIS OF FACTORS AFFECTING COMPANY USING DERIVATIVES Sriwati Sriwati
International Journal of Contemporary Accounting Vol. 3 No. 1 (2021): July
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.521 KB) | DOI: 10.25105/ijca.v3i1.8736

Abstract

This study aims to determine the factors that influence companies in using derivatives. In this study, the factors studied were the cost of debt, foreign sales, risk management, and corporate governance on the company's decision to use derivatives. The analytical method used in this research is logistic regression analysis using the Statistical Product and Services Solutions software. A total of 60 samples were used in this study, which were 20 companies included in the Corporate Governance Perception Index survey from 2016 to 2018. The Corporate Governance Perception Index survey is a survey conducted by the Indonesian Institute for Corporate Governance. The results of this study indicate that the cost of debt variable has a significant effect on the decision to use derivatives by the company. The corporate governance variable also has a significant effect on the decision to use derivatives by the company. The foreign sales variable in this study does not have a significant effect on the decision to use derivatives by companies. The risk management variable does not have a significant effect on the decision to use derivatives by the company. In this study, there are also control variables, namely firm size and return on assets. In this study, the firm size variable does not have a significant effect on the decision to use derivatives by the company. Meanwhile, the return on assets variable has a significant effect on the decision to use derivatives by the company.
Determinan Profitabilitas Perusahaan Subindustri Produksi Batu Bara: Harga Batu Bara Acuan dan Fundamental Keuangan Khrisnandhita Karinka Dewanti; Sriwati Sriwati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Harga Batu Bara Acuan (HBA), Current Ratio (CR), Debt-to-Equity Ratio (DER), dan ukuran perusahaan terhadap profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA) pada perusahaan subindustri produksi batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan dan publikasi resmi pemerintah terkait HBA. Sampel penelitian ditentukan menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh 14 perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan program EViews 13 dan Microsoft Excel 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Harga Batu Bara Acuan (HBA) berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kenaikan harga batu bara mampu meningkatkan pendapatan dan laba perusahaan sehingga mendorong peningkatan Return on Assets (ROA). Sebaliknya, Current Ratio (CR), Debt-to-Equity Ratio (DER), dan ukuran perusahaan tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Hasil tersebut menunjukkan bahwa profitabilitas perusahaan batu bara selama periode penelitian lebih dipengaruhi oleh faktor eksternal berupa pergerakan harga komoditas dibandingkan faktor internal yang diukur melalui likuiditas, struktur modal, dan ukuran perusahaan. Penelitian ini memberikan bukti empiris mengenai faktor-faktor yang memengaruhi profitabilitas perusahaan batu bara di Indonesia. Implikasi penelitian menunjukkan pentingnya peningkatan efisiensi pengelolaan modal kerja dan penguatan strategi operasional guna menjaga profitabilitas di tengah fluktuasi harga batu bara.
Pengungkapan Lingkungan, Sosial, Tata Kelola dan Kinerja Kredit terhadap Profitabilitas Bank Nivea Afrida Rizani; Sriwati Sriwati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh pengungkapan lingkungan, sosial, dan tata kelola serta kinerja kredit terhadap profitabilitas perbankan. Profitabilitas dalam penelitian ini diproksikan dengan Return on Assets (ROA). Variabel independen yang digunakan meliputi environmental disclosure, social disclosure, governance disclosure, Loan to Deposit Ratio (LDR), dan Net Interest Margin (NIM), sedangkan variabel dependen diukur menggunakan Return on Assets (ROA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari annual report, sustainability report, laporan keuangan, serta skor Environmental, Social, and Governance (ESG) Disclosure Bloomberg. Observasi dalam penelitian berjumlah 55 data yang berasal dari 11 bank yang termasuk dalam Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) 3 dan KBMI 4 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) serta memiliki skor Environmental, Social, and Governance (ESG) Disclosure di Bloomberg selama periode 2020-2024. Teknik pemilihan sampel menggunakan purposive sampling. Metode analisis yang digunakan yaitu regresi data panel dengan model terpilih Fixed Effect Model (FEM). Pengolahan data dilakukan menggunakan software EViews 13. Berdasarkan hasil pengujian, pengungkapan lingkungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA, sedangkan pengungkapan sosial, tata kelola, LDR, dan NIM tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Sementara itu, secara simultan hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan lingkungan, sosial, tata kelola, LDR, dan NIM berpengaruh terhadap ROA. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengungkapan dimensi lingkungan memiliki kontribusi yang signifikan terhadap profitabilitas bank, sementara dimensi sosial, tata kelola, dan indikator kinerja kredit (LDR dan NIM) belum menunjukkan pengaruh yang signifikan selama periode penelitian.
EFFECTIVE CASH MANAGEMENT GOVERNANCE: EMPOWERING THE INDONESIAN DIASPORA IN MALAYSIA Hendro Lukman; Verawati Verawati; Sriwati Sriwati; Felicia Aristie
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.54868

Abstract

Kegiatan layanan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota diaspora Indonesia, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terkait dengan Cabang Fatayat NU Malaysia. Fokusnya adalah menerapkan prinsip-prinsip dasar Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG), dimulai dengan Tata Kelola Manajemen Kas untuk keluarga dan bisnis. Banyak UMKM diaspora dengan modal terbatas dan pengetahuan manajemen yang minim sering mencampurkan dana pribadi dan bisnis. Praktik ini mengganggu pengukuran kinerja bisnis yang akurat dan menghambat pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Untuk mengatasi masalah ini, metode implementasi melibatkan konseling dan pelatihan tatap muka dalam format kuliah interaktif, dilengkapi dengan studi kasus. Pelatihan ini dilaksanakan oleh tim FDAPT-DKJ pada tanggal 13 November 2024 di Kuala Lumpur. Materi pelatihan mencakup topik-topik penting seperti dasar-dasar tata kelola, pentingnya membedakan antara dana pribadi dan bisnis, prinsip-prinsip Tata Kelola Manajemen Kas, serta teknik pencatatan kas dasar. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya disiplin keuangan dan penerapan prinsip-prinsip GCG yang sederhana. Disimpulkan bahwa penerapan Tata Kelola Manajemen Kas berdampak positif pada pengembangan budaya akuntabilitas dan transparansi di kalangan UMKM diaspora. Landasan ini sangat penting untuk meningkatkan kinerja bisnis, meminimalkan konflik internal, dan memudahkan akses ke pendanaan di masa depan.