Industri properti merupakan salah satu sektor strategis yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, namun memiliki karakteristik investasi yang kompleks karena membutuhkan modal besar, jangka waktu investasi yang panjang, serta sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi makro. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko investasi yang dihadapi PT Nusantara Properti Tbk dalam pembiayaan proyek properti, menganalisis tingkat prioritas risiko, serta merumuskan strategi pengendalian risiko yang tepat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder yang berasal dari laporan keuangan, laporan tahunan perusahaan, serta berbagai literatur yang relevan. Metode analisis yang digunakan adalah Risk Breakdown Structure (RBS) untuk mengelompokkan risiko dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk menentukan tingkat prioritas risiko berdasarkan nilai Risk Priority Number (RPN). Analisis dilakukan secara sistematis untuk memperoleh gambaran mengenai sumber risiko yang paling berpengaruh terhadap keberhasilan pembiayaan proyek serta dampaknya terhadap kinerja perusahaan. Selain itu, penelitian ini juga memberikan pemahaman mengenai keterkaitan antar risiko yang dapat memengaruhi kelancaran pelaksanaan proyek properti. Hasil kajian menunjukkan bahwa risiko investasi pada pembiayaan proyek properti terdiri atas risiko pasar, risiko keuangan, risiko operasional, dan risiko ekonomi. Risiko-risiko tersebut berpotensi menimbulkan keterlambatan proyek, pembengkakan biaya, penurunan penjualan, gangguan arus kas, hingga kegagalan proyek. Oleh karena itu, perusahaan perlu menerapkan strategi pengendalian risiko melalui pendekatan risk avoidance, risk reduction, risk transfer, dan risk retention secara terintegrasi. Penerapan strategi pengendalian risiko yang efektif diharapkan mampu meningkatkan keberhasilan proyek, menjaga stabilitas keuangan perusahaan, serta meningkatkan kepercayaan investor terhadap kinerja perusahaan.
Copyrights © 2026