Eko Djoko Prabowo
PT. Bank Rakyat Indonesia Kantor Wilayah Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Risiko Investasi dan Strategi Pengendalian Risiko pada Pembiayaan Proyek Properti PT Nusantara Properti Tbk Dinda Nurizka Putri; Tria Ayu Wahyuningtyas; Dina Kristina Nababan; Bob Nehemia Oloan Pangihutan Sibuea; Siti Zahra Azhari; Metka Alisya; Risnaya Putri; Palupi Permata Rahmi; Eko Djoko Prabowo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10569

Abstract

Industri properti merupakan salah satu sektor strategis yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, namun memiliki karakteristik investasi yang kompleks karena membutuhkan modal besar, jangka waktu investasi yang panjang, serta sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi makro. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko investasi yang dihadapi PT Nusantara Properti Tbk dalam pembiayaan proyek properti, menganalisis tingkat prioritas risiko, serta merumuskan strategi pengendalian risiko yang tepat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder yang berasal dari laporan keuangan, laporan tahunan perusahaan, serta berbagai literatur yang relevan. Metode analisis yang digunakan adalah Risk Breakdown Structure (RBS) untuk mengelompokkan risiko dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk menentukan tingkat prioritas risiko berdasarkan nilai Risk Priority Number (RPN). Analisis dilakukan secara sistematis untuk memperoleh gambaran mengenai sumber risiko yang paling berpengaruh terhadap keberhasilan pembiayaan proyek serta dampaknya terhadap kinerja perusahaan. Selain itu, penelitian ini juga memberikan pemahaman mengenai keterkaitan antar risiko yang dapat memengaruhi kelancaran pelaksanaan proyek properti. Hasil kajian menunjukkan bahwa risiko investasi pada pembiayaan proyek properti terdiri atas risiko pasar, risiko keuangan, risiko operasional, dan risiko ekonomi. Risiko-risiko tersebut berpotensi menimbulkan keterlambatan proyek, pembengkakan biaya, penurunan penjualan, gangguan arus kas, hingga kegagalan proyek. Oleh karena itu, perusahaan perlu menerapkan strategi pengendalian risiko melalui pendekatan risk avoidance, risk reduction, risk transfer, dan risk retention secara terintegrasi. Penerapan strategi pengendalian risiko yang efektif diharapkan mampu meningkatkan keberhasilan proyek, menjaga stabilitas keuangan perusahaan, serta meningkatkan kepercayaan investor terhadap kinerja perusahaan.
Analisis Kinerja Keuangan PT Bank Seabank Indonesia Tbk Menggunakan Rasio ROA, ROE, LDR, dan CAR sebagai Dasar Pertimbangan Investasi Kiki Subagyo Subagyo; Reva Desi Setiani Setiani; Elis Lisnawati Lisnawati; Muthia Lies Pujiati Tejaningrum; Susinta Rosanti; Devi Oktaviny; Palupi Permata Rahmi; Eko Djoko Prabowo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11565

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi signifikan dalam sektor perbankan Indonesia, melahirkan bank digital yang menawarkan kemudahan transaksi dan efisiensi operasional. PT Bank SeaBank Indonesia Tbk, sebagai salah satu bank digital terkemuka hasil transformasi dari Bank Kesejahteraan Ekonomi (BKE) yang diakuisisi Sea Group pada tahun 2021, menunjukkan pertumbuhan pesat dalam ekosistem digital terintegrasi dengan Shopee dan ShopeePay. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan SeaBank menggunakan rasio Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Loan to Deposit Ratio (LDR), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebagai dasar pertimbangan investasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis rasio keuangan komparatif pada laporan keuangan periode 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2025. Hasil penelitian menunjukkan kinerja profitabilitas yang sangat baik dengan ROA meningkat dari 1,55% menjadi 2,27% (melampaui standar OJK >1,2%) dan ROE melonjak dari 6,93% menjadi 11,51%, sejalan dengan peningkatan laba bersih sebesar 79,10%. Rasio LDR tercatat sebesar 92,32% dan CAR sebesar 23,29%, yang meskipun mengalami penurunan dari periode sebelumnya, masih berada dalam koridor aman regulasi dan didukung oleh kualitas aset yang terjaga (NPL Gross 1,82%). Berdasarkan sintesis keempat rasio tersebut, kinerja keuangan PT Bank SeaBank Indonesia Tbk dinyatakan sangat layak sebagai dasar pertimbangan investasi, dengan rekomendasi bagi investor untuk menjadikannya pilihan portofolio jangka menengah hingga panjang, serta bagi manajemen untuk memantau likuiditas dan kecukupan modal secara berkelanjutan.