Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan unit pelayanan rumah sakit yang berperan sebagai garda terdepan dalam penanganan pasien dengan kondisi kegawatdaruratan. Kinerja IGD yang optimal sangat penting untuk menjamin keselamatan pasien, meningkatkan kepuasan pengguna layanan, serta mendukung reputasi dan keberlanjutan rumah sakit. Namun, pengukuran kinerja yang selama ini digunakan cenderung berfokus pada aspek finansial sehingga belum mampu menggambarkan kinerja organisasi secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi peningkatan kinerja IGD melalui penerapan pendekatan Balanced Scorecard (BSC) berdasarkan hasil kajian literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah scoping review dengan menelaah berbagai artikel ilmiah yang diperoleh dari basis data akademik relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Balanced Scorecard, baik diterapkan secara mandiri maupun dikombinasikan dengan metode manajemen lainnya, efektif dalam mengukur, memantau, dan meningkatkan kinerja IGD secara komprehensif. Pendekatan ini mencakup empat perspektif utama, yaitu keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan, yang memungkinkan evaluasi kinerja secara lebih seimbang dan strategis. Selain itu, edukasi dan pelatihan staf kesehatan ditemukan sebagai faktor yang paling berpengaruh dalam meningkatkan kualitas pelayanan IGD sekaligus memberikan dampak positif terhadap kinerja keuangan rumah sakit. Penerapan Balanced Scorecard juga mampu memberikan arah strategis yang jelas dalam pengambilan keputusan, pengelolaan sumber daya, dan pelaksanaan aktivitas operasional. Dengan demikian, Balanced Scorecard dapat menjadi alat manajemen yang efektif untuk meningkatkan kinerja IGD secara holistik dengan menitikberatkan pada pengembangan sumber daya manusia dan perbaikan berkelanjutan.
Copyrights © 2026