Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis penggunaan akuntansi berbasis kas dalam penyusunan Laporan Realisasi Anggaran (LRA) di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi, serta menggambarkan apa saja upaya penanganan yang perlu dilakukan. Penelitian ini memakai metode kualitatif deskriptif yang dimana menggunakan metode studi kasus tunggal. Data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi tersruktur, pengamatan partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap LRA Tahun Anggaran 2023 – 2024. Narasumber yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari empat orang yang terlibat langsung dalam siklus akuntansi dan pembuatan pelaporan keuangan. Analisis data dilakukan dengan metode Interaktif Miles, Huberman, dan Saldana, serta triangulasi sumber juga teknik untuk memastikan keakuratan sebuah data. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya penerapan akuntansi berbasis kas telah dilaksanakan melalui empat tahapan terstruktur, yaitu penatausahaan, pencatatan, rekonsiliasi, dan penyusunan laporan keuangan, yang semuanya telah sesuai dengan PSAP Nomor 02. Klasifikasi dan penyajian pos – pos dalam LRA juga telah memenuhi ketentuan yang berlaku, meskipun terdapat saatu kasus kesalahan klasifikasi belanja yang kemudian dikoreksi. Kendala utama yang dihadapi adalah ketidakstabilan server SIPD, terutama pada akhir bulan Ketika volume transaksi meningkat secara signifikan. Upaya penanganan dilakukan melalui bimbingan teknis, pencatatan transaksi secara rutin harian, dan koordinasi aktif dengan BPKAD. Secara keseluruhan, kualitas LRA Disperindag berkontribusi terhadap diperolehnya sebuah pengakuan pendapat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Timur selama dua tahun berturut – turut, yaitu Tahun Anggaran 2023 dan 2024.
Copyrights © 2026