Implementasi strategi di rumah sakit kerap dipahami sebagai persoalan teknis penyelarasan struktur, sistem, dan sumber daya, sementara pengalaman subjektif para pelaksananya, yaitu manajer dan staf yang setiap hari menjalankan strategi tersebut, jarang menjadi pusat perhatian penelitian. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dan memaknai pengalaman hidup (lived experience) manajer puncak, manajer menengah, dan staf garis depan dalam mengimplementasikan strategi di rumah sakit. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi interpretatif (interpretative phenomenological analysis), melibatkan 12 partisipan dari tiga rumah sakit dengan karakteristik strategik berbeda. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi non-partisipan, dan telaah dokumen pendukung, kemudian dianalisis menggunakan tahapan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) dari Smith, Flowers, dan Larkin. Kajian dilandasi oleh kerangka hambatan eksekusi strategi dari Hrebiniak dan pandangan berbasis sumber daya (Resource-Based View) dari Barney sebagai lensa analitis untuk memahami bagaimana keterbatasan dan keunikan sumber daya organisasi dialami secara personal oleh partisipan. Hasil penelitian mengungkap tiga tema induk pengalaman, yaitu mengalami strategi sebagai sesuatu yang turun dari atas (strategy as something handed down), bergulat dengan keterbatasan sumber daya sebagai beban yang dipikul sendiri (resource scarcity as a personal burden), dan menemukan kembali makna kerja di tengah ketidaksempurnaan implementasi (reclaiming meaning amid imperfect execution). Temuan menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi strategi, dari sudut pandang pelakunya, bukan semata pencapaian target, melainkan proses personal dalam menavigasi jarak antara strategi yang dirumuskan dan realitas kerja sehari-hari. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris berupa pemahaman mendalam mengenai dimensi manusiawi implementasi strategi rumah sakit yang dapat memperkaya teori eksekusi strategi dan praktik manajemen sumber daya manusia di sektor kesehatan.
Copyrights © 2026