Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand image, brand trust, dan brand awareness terhadap purchase intention konsumen Tengkleng Bu Sholeh. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi penelitian adalah pengikut akun TikTok @tengklengbusoleh, sedangkan sampel berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan aplikasi SPSS melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand image, brand trust, dan brand awareness berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention konsumen Tengkleng Bu Sholeh. Secara parsial, ketiga variabel tersebut memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan minat beli, dengan brand awareness menjadi variabel yang memiliki pengaruh paling dominan. Secara simultan, ketiga variabel mampu menjelaskan variasi purchase intention sebesar 73,9%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi branding digital melalui TikTok yang dilakukan secara konsisten mampu membangun persepsi positif terhadap merek, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta memperkuat kesadaran merek sehingga mendorong munculnya minat beli. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan kajian pemasaran digital dan perilaku konsumen serta menjadi masukan praktis bagi pelaku usaha kuliner lokal dalam merancang strategi branding yang lebih efektif melalui media sosial untuk meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pasar.
Copyrights © 2026