Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan efektivitas pemasaran online dan pemasaran offline terhadap minat beli konsumen di Kecamatan Pamulang menggunakan model AIDA (Attention, Interest, Desire, Action). Perkembangan teknologi digital telah mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan berbagai platform online sebagai media pemasaran, sementara pemasaran offline masih tetap digunakan melalui toko fisik, spanduk, brosur, dan promosi langsung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk memahami secara mendalam bagaimana strategi komunikasi pemasaran berbasis model AIDA dalam meningkatkan minat beli. Menurut Sugiyono (2023), penelitian deskriptif kualitatif bertujuan memberikan gambaran sistematis, faktual, dan akurat mengenai fenomena yang diteliti, termasuk hubungan antar variabel di dalamnya. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang pernah melakukan pembelian baik melalui media online maupun offline dalam enam bulan terakhir. Teknik analisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, regresi linear berganda, dan Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran online memiliki nilai rata-rata Attention sebesar 4,56 dan Interest sebesar 4,43, sedangkan pemasaran offline memiliki nilai Desire sebesar 4,38 dan Action sebesar 4,41. Hasil uji Independent Sample t-Test menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara pemasaran online dan pemasaran offline dengan nilai signifikansi < 0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran online lebih unggul pada dimensi Attention dan Interest karena kemudahan akses informasi dan jangkauan promosi yang luas. Sementara itu, pemasaran offline lebih unggul pada dimensi Desire dan Action karena konsumen dapat melihat produk secara langsung sehingga meningkatkan kepercayaan dan keputusan pembelian.
Copyrights © 2026