Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah menghadirkan perubahan mendasar dalam praktik komunikasi modern. Teknologi ini tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu pengolahan informasi, tetapi juga menjadi aktor digital yang mampu menghasilkan pesan, merespons percakapan, menganalisis perilaku pengguna, serta memfasilitasi interaksi secara real time. Fenomena tersebut memunculkan dinamika baru dalam hubungan antara manusia dan teknologi yang memengaruhi pola komunikasi interpersonal, komunikasi organisasi, komunikasi massa, hingga komunikasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi komunikasi yang dipengaruhi oleh perkembangan AI serta menganalisis berbagai peluang dan tantangan yang muncul dalam penggunaannya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif melalui penelaahan berbagai artikel ilmiah, buku, laporan penelitian, dan dokumen akademik yang relevan dengan tema komunikasi dan kecerdasan buatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI mampu meningkatkan efisiensi komunikasi melalui otomatisasi layanan, personalisasi pesan, analisis data komunikasi, serta pengembangan sistem interaksi berbasis chatbot dan asisten virtual. Pada saat yang sama, penggunaan AI memunculkan persoalan etika yang berkaitan dengan privasi data, akurasi informasi, transparansi algoritma, manipulasi opini publik, dan potensi berkurangnya kualitas interaksi antarmanusia. Komunikasi berbasis AI menuntut kemampuan literasi digital yang lebih tinggi agar masyarakat mampu memanfaatkan teknologi secara kritis dan bertanggung jawab. Kajian ini menegaskan bahwa keberhasilan integrasi AI dalam komunikasi tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh kemampuan manusia dalam menjaga nilai-nilai etika, kepercayaan, dan kemanusiaan dalam setiap proses komunikasi..
Copyrights © 2026