Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Return on Asset (ROA) dan Return on Equity (ROE) terhadap Enterprise Value yang diproksikan menggunakan Price to Book Value (PBV) pada perusahaan yang tergabung dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2023. Penelitian dilatarbelakangi oleh adanya fluktuasi nilai perusahaan meskipun beberapa emiten menunjukkan kinerja profitabilitas yang baik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 18 perusahaan dengan total 90 data observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda yang didahului dengan uji asumsi klasik, meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Return on Asset (ROA) tidak berpengaruh signifikan terhadap Enterprise Value dengan nilai signifikansi sebesar 0,281, sedangkan Return on Equity (ROE) juga tidak berpengaruh signifikan terhadap Enterprise Value dengan nilai signifikansi sebesar 0,485. Namun, secara simultan ROA dan ROE berpengaruh signifikan terhadap Enterprise Value dengan nilai signifikansi sebesar 0,004. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R²) sebesar 0,125 menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan 12,5% variasi Enterprise Value, sedangkan sisanya sebesar 87,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa profitabilitas secara individual belum mampu meningkatkan nilai perusahaan, tetapi secara bersama-sama tetap memiliki peran dalam membentuk persepsi investor terhadap perusahaan.
Copyrights © 2026