Laporan keuangan yang kredibel dan berintegritas merupakan elemen penting dalam menjaga kepercayaan investor, kreditor, dan pemangku kepentingan terhadap perusahaan. Oleh karena itu, penerapan etika profesional dalam praktik audit menjadi aspek yang penting untuk dikaji guna mendukung kualitas audit dan integritas laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran etika profesional dalam meningkatkan kualitas audit sebagai pendorong integritas laporan keuangan melalui auditor yang berintegritas. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka terhadap 15 artikel ilmiah yang membahas etika profesional, kualitas audit, profesionalisme, independensi, kompetensi, dan kinerja auditor. Data diperoleh melalui Google Scholar dan Mendeley, kemudian dianalisis secara komparatif untuk mengidentifikasi pola, persamaan, perbedaan, dan hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan etika profesional yang mencakup integritas, objektivitas, independensi, kompetensi, dan kerahasiaan mampu meningkatkan kualitas audit, memperkuat objektivitas temuan audit, serta meningkatkan kemampuan auditor dalam mendeteksi kecurangan dan menghasilkan laporan keuangan yang andal. Etika profesional juga berperan sebagai variabel yang memperkuat hubungan profesionalisme, kompetensi, dan independensi terhadap kualitas audit. Namun, pengaruh etika terhadap penentuan tingkat materialitas tidak selalu signifikan karena lebih dipengaruhi oleh kemampuan teknis auditor. Sebaliknya, pelanggaran etika terbukti menurunkan kualitas audit, mengurangi kredibilitas auditor, dan meningkatkan risiko organisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa auditor yang berintegritas, didukung oleh penerapan etika profesional yang kuat, merupakan faktor utama dalam menjaga integritas laporan keuangan sehingga penguatan kode etik, pelatihan, dan mekanisme pengawasan perlu terus ditingkatkan.
Copyrights © 2026