Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pemanfaatan Taman Vertikal Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Lingkungan Di Pemukiman Padat Slamet Mudjijah; Diah Ayu Sekar Astuti; Priyambada Bagus Artanta; Aini Diana Qisthy Hartono; Nabillaputri Widiauliannisa; Akmarullah; Fungsiawan
Jurnal Teras Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2: Juli (2026)
Publisher : PT. Teras Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64479/jtpm.v2i2.72

Abstract

Masalah lingkungan di kawasan permukiman perkotaan yang padat penduduk semakin meningkat seiring dengan pesatnya pembangunan. Keterbatasan ruang terbuka hijau, meningkatnya suhu lingkungan, serta menurunnya kualitas udara menjadi permasalahan utama yang secara langsung memengaruhi kenyamanan dan kesehatan masyarakat. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan melalui penerapan teknik taman vertikal serta pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai media tanam alternatif. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan lahan terbatas serta mengelola limbah secara mandiri. Penerapan taman vertikal terbukti mampu meningkatkan estetika lingkungan, menurunkan suhu udara, dan memperbaiki kualitas udara. Selain itu, program ini juga mendorong terbentuknya kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Oleh karena itu, taman vertikal dapat menjadi solusi inovatif dalam mendukung terciptanya lingkungan yang sehat, hijau, dan berkelanjutan. Dampak lain yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan, berkurangnya limbah rumah tangga yang dibuang sembarangan, serta terciptanya lingkungan permukiman yang lebih hijau, sehat, dan nyaman. Oleh karena itu, taman vertikal dapat menjadi solusi inovatif dalam mendukung terciptanya lingkungan yang sehat, hijau, dan berkelanjutan.
Evaluasi Kesehatan Keuangan Perusahaan dengan Metode Altman Z-Score Priyambada Bagus Artanta; Diah Ayu Sekar Astuti; Raden Hartanto; Fungsiawan Fungsiawan; Slamet Mudjijah
Sains Manajemen: Jurnal Manajemen Unsera Vol. 11 No. 2 (2025): Sains Manajemen: Jurnal Manajemen UNSERA
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/sm.v11i2.11487

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk membantu perusahaan dalam memperoleh informasi terkait tanda-tanda financial distress yang dapat digunakan sebagai dasar untuk memprediksi kondisi kesehatan keuangan perusahaan. Hasilnya diharapkan dapat dimanfaatkan perusahaan untuk mendeteksi potensi gangguan keuangan, melakukan tindakan preventif, dan memperkuat kinerja keuangan secara keseluruhan. Penelitian ini memanfaatkan data sekunder dengan metode purposive sampling dan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian mencakup perusahaan manufaktur pada sub-sektor apparel and luxury goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019–2023. Dari keseluruhan populasi, teridentifikasi 9 perusahaan yang sesuai dengan kriteria dan dijadikan sebagai sampel dalam penelitian ini. Selanjutnya, data dianalisis dengan menggunakan metode Altman yang telah dimodifikasi. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa 6 perusahaan berada dalam kondisi keuangan yang sehat, 1 perusahaan tergolong dalam kategori grey area, dan 2 perusahaan menunjukkan indikasi potensi kebangkrutan. Kata Kunci: Financial Distress, Altman. ABSTRACT This study aims to assist companies in obtaining information related to signs of financial distress that can be used as a basis for predicting the company's financial health. The results are expected to be used by companies to detect potential financial disruptions, take preventive measures, and strengthen overall financial performance. This study uses secondary data with a purposive sampling method and a quantitative descriptive approach. The study population includes manufacturing companies in the apparel and luxury goods subsector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2019–2023 period. From the total population, 9 companies were identified that met the criteria and were used as samples in this study. The data were then analyzed using a modified Altman method. Based on the analysis, it was found that 6 companies were in a healthy financial condition, 1 company was included in the gray area category, and 2 companies showed indications of potential bankruptcy. Keywords: Financial Distress, Altman.    
Tinjauan Literatur: Perkembangan Penelitian Etika Profesi di Dunia Akademik Berliana Rinova Putri; Dalila Nurfaida; Nadia Safira Putri; Nadhira Camila Putri; Diah Ayu Sekar Astuti
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2382

Abstract

Transformasi digital memperluas akses pengetahuan dan mengotomatisasi pekerjaan profesional, tetapi sekaligus meningkatkan risiko etis di perguruan tinggi dan bidang akuntansi. Penelitian ini menelaah perkembangan kajian etika akademik dan etika profesi serta menganalisis keterkaitan integritas, pendidikan etika, kesadaran diri, religiusitas, dan kepemimpinan organisasi. Kajian menggunakan tinjauan literatur tematik kualitatif terhadap sepuluh artikel ilmiah terbitan 2018–2025 yang ditelusuri melalui Google Scholar, Garuda, dan ScienceDirect. Artikel dipilih berdasarkan relevansi topik, ketersediaan teks lengkap, kejelasan metode, dan kontribusinya terhadap analisis. Sintesis menunjukkan tiga lapis pembentukan perilaku etis. Pada tingkat individual, kesadaran diri dan religiusitas menopang pengendalian moral. Pada tingkat institusional, pendidikan etika berbasis kasus dan tata kelola penelitian memperkuat penalaran moral serta integritas akademik. Pada tingkat organisasi, budaya etis dan kepemimpinan berbasis nilai membantu menerjemahkan kode profesi ke dalam praktik kerja. Literatur yang dikaji masih terfragmentasi, didominasi desain deskriptif, dan menggunakan sampel dengan cakupan institusi terbatas. Penelitian lanjutan perlu menguji model integratif lintas institusi serta memadukan pengukuran perilaku dengan data longitudinal.
Analisis Profitabilitas Perusahaan Ditinjau dari Sudut Pandang Current Ratio, Debt to Equity Ratio, Total Assets Turnover dan Pertumbuhan Penjualan Diah Ayu Sekar Astuti; Priyambada Bagus Artanta; Andhika Juliawan
Global Accounting Vol. 4 No. 1 (2025): Global Accounting : Jurnal Akuntansi
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor diterminan profitabilitas perusahaan dari aspek Current Ratio, Debt to Equity Ratio, Total Assets Turnover dan pertumbuhan penjualan. Penelitian dilakukan pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data yang digunakan adalah laporan keuangan periode 2018-2022. Metode dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Jumlah sampel penelitian 24 perusahaan. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Current Ratio, Debt To Equity, Total Assets Turnover dan pertumbuhan penjualan memiliki pengaruh terhadap Profitabilitas.
Studi Literatur: Peran Etika Profesi terhadap Kualitas Audit sebagai Faktor Pendorong Integritas Laporan Keuangan Melalui Auditor yang Berintegritas Dede Amelia; Oktavia Anandita; Siti Nurhasanah; Sofi Alifatunufus; Syarifah Sugi Barokah; Diah Ayu Sekar Astuti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11356

Abstract

Laporan keuangan yang kredibel dan berintegritas merupakan elemen penting dalam menjaga kepercayaan investor, kreditor, dan pemangku kepentingan terhadap perusahaan. Oleh karena itu, penerapan etika profesional dalam praktik audit menjadi aspek yang penting untuk dikaji guna mendukung kualitas audit dan integritas laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran etika profesional dalam meningkatkan kualitas audit sebagai pendorong integritas laporan keuangan melalui auditor yang berintegritas. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka terhadap 15 artikel ilmiah yang membahas etika profesional, kualitas audit, profesionalisme, independensi, kompetensi, dan kinerja auditor. Data diperoleh melalui Google Scholar dan Mendeley, kemudian dianalisis secara komparatif untuk mengidentifikasi pola, persamaan, perbedaan, dan hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan etika profesional yang mencakup integritas, objektivitas, independensi, kompetensi, dan kerahasiaan mampu meningkatkan kualitas audit, memperkuat objektivitas temuan audit, serta meningkatkan kemampuan auditor dalam mendeteksi kecurangan dan menghasilkan laporan keuangan yang andal. Etika profesional juga berperan sebagai variabel yang memperkuat hubungan profesionalisme, kompetensi, dan independensi terhadap kualitas audit. Namun, pengaruh etika terhadap penentuan tingkat materialitas tidak selalu signifikan karena lebih dipengaruhi oleh kemampuan teknis auditor. Sebaliknya, pelanggaran etika terbukti menurunkan kualitas audit, mengurangi kredibilitas auditor, dan meningkatkan risiko organisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa auditor yang berintegritas, didukung oleh penerapan etika profesional yang kuat, merupakan faktor utama dalam menjaga integritas laporan keuangan sehingga penguatan kode etik, pelatihan, dan mekanisme pengawasan perlu terus ditingkatkan.
Perspektif Multidimensi Akuntansi Keperilakuan dalam Penguatan Sistem Akuntansi dan Kinerja Organisasi: Tinjauan Literatur Siti Nur Kholisah; Sazkia Rahma Zahra; Andreani Andreani; Widya Pratiwi; Salsya Bella Nur Fadila; Diah Ayu Sekar Astuti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11358

Abstract

Perkembangan teknologi dan digitalisasi menuntut organisasi di sektor swasta dan publik untuk tidak hanya fokus pada aspek teknis akuntansi, melainkan juga memahami perilaku manusia dalam proses pengambilan keputusan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi perspektif multidimensi akuntansi keperilakuan (behavioral accounting) dalam memperkuat sistem akuntansi dan meningkatkan kinerja organisasi secara berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode tinjauan pustaka (literature review) terhadap 30 artikel ilmiah nasional yang diterbitkan pada rentang tahun 2022-2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa akuntansi keperilakuan berperan sebagai penghubung antara faktor manusia, sistem akuntansi, dan kinerja organisasi melalui tiga dimensi, yaitu dimensi psikologis individu, dimensi sosial budaya organisasi, serta dimensi struktural institusional. Ketiga dimensi tersebut terbukti memengaruhi efektivitas sistem akuntansi baik di sektor swasta maupun publik. Penerapan akuntansi keperilakuan berdampak positif terhadap kinerja finansial melalui peningkatan kualitas pengambilan keputusan, penguatan pengendalian internal, dan akurasi pelaporan keuangan, sekaligus berdampak terhadap kinerja non finansial melalui peningkatan inovasi kinerja, motivasi kerja, partisipasi karyawan, produktivitas, kualitas layanan,  dan kepuasan pemangku kepentingan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan sistem akuntansi yang digunakan, tetapi juga kemampuan organisasi dalam mengelola perilaku individu, membangun budaya kerja yang positif, dan menciptakan lingkungan yang mendukung pencapaian tujuan organisasi secara optimal.
Systematic Literature Review: Love of Money dan Kecerdasan Emosional terhadap Perilaku Etis Mahasiswa Akuntansi Adelia Novia Putri; Siva Mutia Rhamadan; Aydah Intana Nurulhudda; Nadia Pramesti; Diah Ayu Sekar Astuti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11783

Abstract

Perilaku etis merupakan salah satu aspek penting yang harus dimiliki oleh mahasiswa akuntansi sebagai calon profesional yang akan menghadapi berbagai dilema etika dalam dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Love of Money dan kecerdasan emosional terhadap perilaku etis mahasiswa akuntansi melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Metode penelitian dilakukan dengan mengidentifikasi, mengumpulkan, menyeleksi, serta menganalisis berbagai artikel ilmiah yang relevan mengenai hubungan Love of Money, kecerdasan emosional, dan perilaku etis mahasiswa akuntansi yang dipublikasikan dalam beberapa tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menyimpulkan Love of Money memiliki pengaruh negatif terhadap perilaku etis mahasiswa akuntansi, karena orientasi yang tinggi terhadap uang cenderung mendorong individu mengesampingkan nilai-nilai moral dalam pengambilan keputusan. Namun demikian, beberapa penelitian menemukan bahwa pengaruh tersebut tidak signifikan, sehingga masih terdapat inkonsistensi hasil penelitian. Sebaliknya, kecerdasan emosional secara konsisten terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku etis mahasiswa akuntansi. Individu dengan kecerdasan emosional yang tinggi memiliki kemampuan mengenali, memahami, mengendalikan emosi, serta berempati terhadap orang lain, sehingga lebih mampu mengambil keputusan yang sesuai dengan norma, moral, dan kode etik profesi. Berdasarkan hasil sintesis berbagai penelitian, dapat disimpulkan bahwa kecerdasan emosional merupakan faktor yang lebih konsisten dalam membentuk perilaku etis mahasiswa akuntansi dibandingkan Love of Money. Oleh karena itu, pengembangan kecerdasan emosional melalui pendidikan karakter dan pembelajaran etika di perguruan tinggi perlu terus ditingkatkan sebagai upaya membentuk calon akuntan yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab
Pengaruh Kode Etik Profesi Akuntan terhadap Pencegahan Fraud pada Audit Laporan Keuangan Aditya Adhi Flesia; Fredy Sanjaya Kusuma; Muhamad Azully; Ricco Kantona Setiawan; Diah Ayu Sekar Astuti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kode etik profesi akuntan dalam mencegah fraud pada audit laporan keuangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kepustakaan dengan menelaah artikel jurnal, standar audit, kode etik profesi, laporan kelembagaan, dan dokumen regulasi yang relevan pada periode 2021–2025. Literatur dipilih berdasarkan kesesuaian topik, kredibilitas sumber, serta keterkaitannya dengan integritas, objektivitas, kompetensi dan kehati-hatian profesional, kerahasiaan, perilaku profesional, independensi, dan skeptisisme auditor. Data dianalisis secara deskriptif melalui proses identifikasi, pengelompokan, perbandingan, dan sintesis temuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan kode etik secara konsisten dapat memperkuat independensi dan skeptisisme profesional auditor, meningkatkan kualitas evaluasi bukti audit, serta mengurangi toleransi terhadap manipulasi informasi keuangan. Integritas dan objektivitas membantu auditor mempertahankan penilaian yang bebas dari konflik kepentingan, sedangkan kompetensi profesional mendukung kemampuan mengenali indikator kecurangan dan merespons risiko salah saji material secara tepat. Namun, efektivitas kode etik masih dipengaruhi oleh tekanan manajerial, hubungan ekonomi dengan klien, lemahnya budaya etis organisasi, kepatuhan yang bersifat formal, dan belum optimalnya mekanisme whistleblowing. Oleh karena itu, pencegahan fraud memerlukan internalisasi etika, pelatihan berkelanjutan, pengawasan mutu audit, perlindungan pelapor, serta penegakan sanksi yang konsisten. Temuan penelitian menegaskan bahwa kode etik profesi merupakan fondasi utama untuk menjaga kualitas audit, akuntabilitas, dan kepercayaan publik terhadap laporan keuangan.