Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Citra Destinasi dan Aksesibilitas terhadap Minat Kunjungan Ulang wisatawan pada destinasi wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Minat kunjungan ulang merupakan salah satu indikator penting dalam keberhasilan pengelolaan destinasi wisata karena mencerminkan tingkat kepuasan, loyalitas, dan keinginan wisatawan untuk kembali berkunjung. Citra destinasi yang positif serta aksesibilitas yang memadai diyakini menjadi faktor yang dapat memengaruhi keputusan wisatawan untuk melakukan kunjungan ulang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi seluruh wisatawan yang sedang atau pernah mengunjungi 20 destinasi wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul. Sampel penelitian berjumlah 152 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, serta uji hipotesis dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Citra Destinasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Kunjungan Ulang dengan nilai t hitung sebesar 7,928 > t tabel 1,976 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Sebaliknya, Aksesibilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap Minat Kunjungan Ulang dengan nilai t hitung 1,866 < t tabel 1,976 dan signifikansi 0,064 > 0,05. Namun, secara simultan Citra Destinasi dan Aksesibilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Kunjungan Ulang wisatawan dengan nilai F hitung sebesar 70,170 > F tabel 3,06 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa citra destinasi memiliki peran yang lebih dominan dalam mendorong wisatawan untuk kembali berkunjung dibandingkan aksesibilitas.
Copyrights © 2026