Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena kondisi makroekonomi yang menghadapi berbagai tekanan sehingga menyebabkan terjadinya fluktuasi rasio NPL dan LDR pada sektor perbankan. Tingkat NPL dan LDR dapat menjadi sinyal bagi pihak eksternal seperti lembaga pemeringkat dalam melakukan penilaian peringkat kredit. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan kualitas aset yang diproksikan dengan NPL dan likuiditas yang diproksikan dengan LDR terhadap peringkat kredit bank KBMI IV. Data dalam penelitian ini merupakan data sekunder berupa rasio keuangan yang diperoleh dari laporan keuangan triwulan publikasi OJK pada periode 2022-2025. Data peringkat kredit bank KBMI IV diperoleh dari laporan pemeringkatan publikasi oleh Fitch Ratings pada periode 2022-2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan merupakan analisis regresi data panel. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang termasuk dalam kategori KBMI IV seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BCA. Metode pengumpulan sampel yang dilakukan menggunakan purposive sampling dan menghasilkan sebanyak 64 data observasi. Data yang diperoleh kemudian dilakukan uji menggunakan menggunakan software EViews 14. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas aset yang diproksikan dengan NPL secara parsial memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap peringkat kredit bank. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa likuiditas yang diproksikan dengan LDR secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peringkat kredit bank.
Copyrights © 2026