Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem penggajian berbasis insentif, jam kerja, dan kehadiran terhadap kinerja karyawan pada PT Kimia Plastikindo Perkasa dan PT Labelindo Perkasa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori untuk menguji hubungan antara variabel independen dan kinerja karyawan sebagai variabel dependen. Populasi penelitian berjumlah 46 karyawan, sedangkan sampel ditetapkan sebanyak 41 responden menggunakan rumus Slovin. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS. Tahapan analisis meliputi uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem penggajian berbasis insentif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi 0,015. Sistem penggajian berbasis jam kerja juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi 0,003, sedangkan sistem penggajian berbasis kehadiran berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi 0,049. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi 0,000. Nilai adjusted R-squared sebesar 0,845 menunjukkan bahwa 84,5% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh sistem penggajian berbasis insentif, jam kerja, dan kehadiran. Temuan ini menegaskan bahwa sistem penggajian yang adil, transparan, dan proporsional dapat memperkuat motivasi, kedisiplinan, serta produktivitas karyawan, sekaligus mendukung keunggulan kompetitif perusahaan berdasarkan perspektif Resource-Based View.
Copyrights © 2026