Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya potensi risiko keselamatan dan kesehatan kerja K3 pada proses produksi tahu di UMKMĀ Bapak Rahmat karawang yang belum menerapkan sistem K3 secara optimal. Kondisi tersebut ditandai dengan belum adanya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) secara konsisten, belum tersedianya Standar Operasional Prosedur (SOP), serta masih ditemukannya berbagai potensi bahaya pada setiap tahapan proses produksi yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta memberikan rekomendasi pengendalian risiko pada proses produksi tahu. Metode yang digunakan adalah Hazard Identification, Risk Assessment, And Risk Control (HIRARC) dengan pendekatan kualitatif melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tahapan penelitian meliputi identifikasi bahaya pada setiap aktivitas kerja, penilaian tingkat risiko berdasarkan nilai likelihood dan severity, serta penyusunan rekomendasi pengendalian sesuai dengan hirarki pengendalian risiko. Hasil penelitian menunjukan bahwa potensi bahaya yang ditemukan meliputi bahaya fisik, bahaya ergonomi, dan bahaya lingkungan kerja, seperti lantai licin, paparan uap panas, percikan minyak, penggunaan peralatan tajam, serta aktivitas pengangkatan beban secara manual. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat risiko tinggi sebesar 50%, risiko sedang sebesar 30%, dan risiko rendah sebesar 20%, dengan tingkat risiko tertinggi ditemukan pada proses perebusan dan penggorengan. Rekomendasi pengendalian yang diberikan meliputi penggunaan APD secara konsisren, penyusunan dan penerapan SOP, perbaikan tata letak area kerja, serta peningkatan kesadaran pekerja terhadap pentingnya penerapan K3. Penelitian ini menunjukan bahwa metode HIRARC efektif digunakan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, mengevaluasi tingkat risiko, serta menentukan langkah pengendalian yang tepat sehingga mampu mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif pada umkm pembuatan tahu.
Copyrights © 2026