Hipertensi merupakan kondisi meningkatnya tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg yang berpotensi menimbulkan berbagai komplikasi kardiovaskular apabila tidak dikendalikan secara optimal. Kondisi ini sering dipengaruhi oleh perubahan gaya hidup yang kurang sehat, rendahnya tingkat pengetahuan mengenai bahaya hipertensi, serta kepatuhan minum obat yang belum optimal. Konseling menjadi salah satu intervensi edukatif yang diharapkan mampu meningkatkan pemahaman pasien sekaligus memperbaiki perilaku pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling terhadap peningkatan pengetahuan, perubahan tekanan darah, dan peningkatan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Larangan Utara. Penelitian menggunakan metode literature review dengan menelusuri artikel melalui database Google Scholar, PubMed, Scopus, dan Web of Science menggunakan kata kunci konseling, pengetahuan, perubahan tekanan darah, serta kepatuhan minum obat. Artikel yang dianalisis merupakan publikasi nasional dan internasional yang terbit pada periode 2018–2021. Berdasarkan proses seleksi menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi, diperoleh delapan artikel yang memenuhi persyaratan untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar artikel melaporkan konseling mampu meningkatkan pengetahuan pasien mengenai hipertensi, memperbaiki kepatuhan dalam mengonsumsi obat secara teratur, serta menurunkan tekanan darah sistolik maupun diastolik secara bermakna. Dengan demikian, konseling dapat menjadi strategi edukasi yang efektif untuk meningkatkan pengelolaan hipertensi, memperbaiki kepatuhan terapi, serta mendukung pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Larangan Utara secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026