Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, telah mengubah strategi pemasaran digital pada industri kuliner melalui penyajian konten yang menarik dan penyebaran ulasan konsumen secara daring. Sakral Kopi Tabanan memanfaatkan TikTok sebagai media promosi untuk meningkatkan keputusan berkunjung konsumen. Namun, masih terdapat perbedaan hasil penelitian mengenai pengaruh content marketing dan electronic word of mouth (E-WOM) terhadap keputusan konsumen, terutama pada konteks industri coffee shop. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh content marketing dan electronic word of mouth (E-WOM) pada media sosial TikTok terhadap keputusan berkunjung ke Sakral Kopi Tabanan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Sampel penelitian berjumlah 101 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu pengguna aktif TikTok yang pernah melihat konten Sakral Kopi Tabanan. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS, didahului uji validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa content marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung (p = 0,005). Electronic word of mouth (E-WOM) juga berpengaruh positif dan signifikan (p = 0,000) serta menjadi variabel yang paling dominan dengan koefisien regresi sebesar 0,559. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap keputusan berkunjung (p = 0,000) dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,702, yang menunjukkan bahwa 70,2% variasi keputusan berkunjung dapat dijelaskan oleh model penelitian. Dengan demikian, optimalisasi content marketing yang didukung E-WOM positif pada TikTok merupakan strategi pemasaran digital yang efektif dalam meningkatkan keputusan berkunjung konsumen ke Sakral Kopi Tabanan.
Copyrights © 2026