Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Shore to Store: An Export Readiness Strategy for Coastal MSMEs in Sanur through Digital Literacy Mediated by Strategic Agility Ketut Vini Elfarosa; Luh Kemala Putri Widhiari; Eldian Rinaldi; Leni Anggraini Susanti; Ni Putu Ritra Trees Ari Kartika Hadi Saraswati
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 19, No 1: January - April 2026
Publisher : Universitas Trunodjoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pamator.v19i1.34620

Abstract

The low participation of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in export activities remains a major challenge in developing sustainable coastal economies. This study examines the effect of digital marketing literacy on export readiness among shell-craft MSMEs in the coastal area of Sanur, Bali, with strategic agility as a mediating variable, and identifies improvement priorities using Importance-Performance Map Analysis (IPMA). A quantitative approach was employed through a survey of 62 shell-craft MSMEs selected using accidental sampling. Data were analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) and IPMA. The results reveal that digital marketing literacy significantly influences strategic agility (β = 0.616; p less than 0.001) and export readiness (β = 0.293; p = 0.016). Strategic agility positively affects export readiness (β = 0.500; p less than 0.001) and partially mediates the relationship between digital marketing literacy and export readiness (β = 0.308; p less than 0.001). IPMA findings indicate that social media promotion, digital payment use, digital catalog management, customer data analysis, and market-driven product innovation are high-importance but low-performance attributes. This study proposes the “Shore to Store” model as a strategic framework to accelerate the transformation of coastal MSMEs into export-ready enterprises.
Perancangan Desain Kemasan Produk UMKM Desa Jatiluwih Wayan Gede Suka Parwita; Eldian Rinaldi; Luh Kemala Putri Widhiari; Ni Putu Ritra Trees Ari Kartika Hadi Saraswati; Ketut Vini Elfarosa
Journal of Social Work and Empowerment Vol 4 No 3 (2025): Vol 4 No 3 (2025): Journal of Social Work and Empowerment - (Mei- Juli 2025)
Publisher : Yayasan Sinergi Widya Nusantara (Sidyanusa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58982/jswe.v4i3.860

Abstract

Desa Jatiluwih, yang tersohor dengan keindahan sawah teraseringnya, merupakan destinasi wisata unggulan yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO. Desa ini memiliki berbagai produk unggulan bernilai ekonomi tinggi seperti beras organik, kopi dan teh lokal, serta kerajinan tangan berbahan bambu yang sangat potensial untuk dikembangkan di pasar ekowisata dan produk ramah lingkungan. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan, khususnya dalam aspek pengemasan produk. Tanpa dukungan desain kemasan yang profesional, informatif, dan menarik, produk-produk lokal akan sulit bersaing di pasar global, meskipun memiliki kualitas yang tinggi. Menyikapi hal tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada perancangan desain kemasan sebagai strategi peningkatan daya saing UMKM Desa Jatiluwih. Hasil kegiatan menunjukkan kontribusi dalam memperkuat identitas visual dan meningkatkan nilai jual produk lokal. Lima mitra UMKM dari sektor pertanian dan pengolahan makanan mendapatkan rancangan desain kemasan produk yang lengkap (primer, sekunder, dan tersier), yang dirancang sesuai dengan karakteristik unik masing-masing produk.
STRATEGI PENGUATAN DAYA SAING KWT NGUDI MAKMUR SOLO, JAWA TENGAH MELALUI REDESAIN KEMASAN SEKUNDER PRODUK UNTUK PENETRASI PASAR EKSPOR Eldian Rinaldi; Yulia Tria Hapsari; Ketut Vini Elfarosa; Luh Kemala Putri Widhiari; I Nyoman Hendra Laksmana; Ni Putu Ritra Trees Ari Kartika Hadi Saraswati
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.207

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan daya saing komoditas olahan pangan lokal milik Kelompok Wanita Tani (KWT) Ngudi Makmur Solo, Jawa Tengah, menuju pasar ekspor. Masalah utama mitra terletak pada rendahnya literasi digital, desain kemasan konvensional yang rentan rusak, serta keterbatasan standardisasi legalitas internasional. Metode pelaksanaan program menerapkan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang dipadukan dengan intervensi teknologi tepat guna, standardisasi mutu, serta evaluasi berjenjang menggunakan Kirkpatrick’s Evaluation Model. Hasil pengabdian menunjukkan terjadinya diversifikasi portofolio produk hulu-hilir (lini stik, keripik, permen, dan sirup herbal) yang kini telah dilengkapi nomor P-IRT, sertifikasi Halal Indonesia, serta panel nutrisi terstandarisasi global. Pembahasan berbasis TOWS Matriks dan Sel V IE Matriks (Hold and Maintain) diimplementasikan secara konkret melalui redesain kemasan sekunder berupa paper bag dan kardus karton premium (double-wall) berornamen batik Solo, integrasi label bilingual, dan kode batang GS1 untuk menembus hambatan non-tarif internasional. Kesimpulannya, hilirisasi visual dan logistik digital melalui platform cross-border e-commerce ini terbukti meningkatkan marjin profitabilitas mitra sebesar 15–20% secara berkelanjutan. Program ini berhasil merealisasikan kemandirian ekonomi kader wanita tani yang selaras dengan target SDGs nomor 5, 8, dan 9, serta pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi.
Pengaruh Literasi Keuangan dan Digital Payment terhadap Prilaku Konsumtif Generasi Z di Kecamatan Kuta selatan Luh Kemala Putri Widhiari; I Nyoman Hendra Laksmana; Eldian Rinaldi
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 4: Mei 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i4.8764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan digital payment terhadap perilaku konsumtif Generasi Z di Kecamatan Kuta Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan purposive sampling, di mana sebanyak 200 responden dipilih secara selektif berdasarkan kriteria tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian.. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner online, kemudian dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Penelitian ini mengungkap bahwa literasi keuangan dan penggunaan digital payment berperan positif dan signifikan dalam memengaruhi perilaku konsumtif. Dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 79,2%, model ini menunjukkan bahwa mayoritas variasi dalam perilaku konsumtif dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Selain itu, rendahnya tingkat literasi keuangan dapat berkontribusi pada kurangnya kebijaksanaan dalam mengelola keuangan, sementara kemudahan digital payment mendorong transaksi impulsif. Temuan ini menegaskan perlunya peningkatan edukasi keuangan bagi Generasi Z untuk mengontrol pengeluaran secara lebih efektif. Rekomendasi penelitian ini mencakup peningkatan program literasi keuangan serta pengembangan fitur digital payment yang lebih mendukung manajemen keuangan pribadi.
PRAKTIK PENGENDALIAN INTERNAL DALAM ERA DIGITAL: STUDI KUALITATIF PADA PERUSAHAAN JASA DI DKI JAKARTA Luh Kemala Putri Widhiari
JARUM: Journal of Analysis Research and Management Review Vol. 3 No. 1 (2026): January
Publisher : PT. Samudra Solusi Profesional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62952/jarum.v3i1.108

Abstract

Digital transformation has fundamentally changed the way service companies manage operational processes and financial information. The increasing reliance on digital systems brings not only efficiency but also new risks related to data integrity, system reliability, and internal control effectiveness. This study aims to explore internal control practices in the digital era from the perspective of service companies operating in DKI Jakarta. Using a qualitative descriptive approach, this research employs a case study method. Data were collected through in-depth semi-structured interviews, observation, and document analysis involving management, accounting staff, and internal control functions. The findings reveal that internal control practices have shifted from predominantly manual controls to technology-based controls, such as system access restrictions, automated authorization, and real-time monitoring. However, digitalization also introduces challenges, including system dependency, limited human resource capabilities, and potential control gaps arising from technology misuse. This study contributes to the accounting and internal control literature by providing contextual insights into how internal control practices evolve in response to digitalization in service companies.
Perceived Value Mediates Product Quality and Price Effects on Purchases at Pandang Kopi, Gianyar, Bali I Nyoman Hendra Laksmana; Luh Kemala Putri Widhiari; Eldian Rinaldi; Laily Fauziah
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 1 (2026): MARCH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jamanika.v6i1.43299

Abstract

The rapid growth of the Indonesian coffee industry has intensified competition among local coffee shop MSMEs, particularly in tourism destinations such as Gianyar, Bali. In this context, understanding how consumers evaluate product quality and price through perceived value is essential for sustaining competitiveness. This study investigates the direct effects of product quality and price on purchasing decisions and examines the mediating role of perceived value among consumers of Pandang Kopi, a local MSME coffee shop. A quantitative approach was employed using Partial Least Squares–Structural Equation Modelling (PLS-SEM). Data were collected from 106 consumers through accidental sampling and analyzed using SmartPLS 4.1.1.2. The results show that product quality (β = 0,159; p < 0,05) and price (β = 0,161; p < 0,05) have positive and significant direct effects on purchasing decisions. Perceived value demonstrates the strongest influence on purchasing decisions (β = 0,683; p < 0,001), explaining a substantial proportion of variance (R² = 0,79). Product quality (β = 0,309; p < 0,001) and price (β = 0,590; p < 0,001) also significantly enhance perceived value. Mediation analysis reveals that perceived value significantly mediates the relationship between product quality and purchasing decisions (β = 0,211; p < 0,001) as well as between price and purchasing decisions (β = 0,403; p < 0,001). Notably, the indirect effect of price through perceived value is stronger than its direct effect, indicating that consumers emphasize overall value rather than price alone. Theoretically, this study contributes to value-based consumer decision models by empirically validating perceived value as a central psychological mechanism in MSME coffee shops located in tourism regions. Practically, the findings suggest that local coffee shop MSMEs should prioritize sensory product quality, fair pricing, and holistic consumption experiences to strengthen perceived value and encourage purchasing decisions.
Analisis Content Marketing dan Electronic Word of Mouth pada Media Sosial Tiktok terhadap Keputusan Berkunjung ke Sakral Kopi Tabanan I Made Agus Kurnia Jaya; Kadek Cahya Dewi; Luh Kemala Putri Widhiari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11715

Abstract

Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, telah mengubah strategi pemasaran digital pada industri kuliner melalui penyajian konten yang menarik dan penyebaran ulasan konsumen secara daring. Sakral Kopi Tabanan memanfaatkan TikTok sebagai media promosi untuk meningkatkan keputusan berkunjung konsumen. Namun, masih terdapat perbedaan hasil penelitian mengenai pengaruh content marketing dan electronic word of mouth (E-WOM) terhadap keputusan konsumen, terutama pada konteks industri coffee shop. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh content marketing dan electronic word of mouth (E-WOM) pada media sosial TikTok terhadap keputusan berkunjung ke Sakral Kopi Tabanan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Sampel penelitian berjumlah 101 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu pengguna aktif TikTok yang pernah melihat konten Sakral Kopi Tabanan. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS, didahului uji validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa content marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung (p = 0,005). Electronic word of mouth (E-WOM) juga berpengaruh positif dan signifikan (p = 0,000) serta menjadi variabel yang paling dominan dengan koefisien regresi sebesar 0,559. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap keputusan berkunjung (p = 0,000) dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,702, yang menunjukkan bahwa 70,2% variasi keputusan berkunjung dapat dijelaskan oleh model penelitian. Dengan demikian, optimalisasi content marketing yang didukung E-WOM positif pada TikTok merupakan strategi pemasaran digital yang efektif dalam meningkatkan keputusan berkunjung konsumen ke Sakral Kopi Tabanan.