Nyeri punggung merupakan keluhan muskuloskeletal yang paling sering dialami ibu hamil, terutama pada trimester III, akibat peningkatan berat badan, pembesaran uterus, perubahan pusat gravitasi tubuh, peningkatan lordosis lumbal, serta pengaruh hormon relaksin yang meningkatkan tekanan pada otot dan ligamen. Keluhan ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, kualitas tidur, dan kesiapan ibu menghadapi persalinan jika tidak ditangani tepat. Senam hamil merupakan salah satu upaya nonfarmakologis yang direkomendasikan untuk mengurangi keluhan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas senam hamil terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di PMB Reni Fatmawati Kota Malang. Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design pada 20 ibu hamil trimester III yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale sebelum dan sesudah program senam hamil, kemudian dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan sebelum senam hamil sebagian besar responden mengalami nyeri sedang (45%), nyeri ringan (40%), dan nyeri berat (15%). Setelah senam hamil, 20% responden tidak lagi mengalami nyeri, 75% mengalami nyeri ringan, dan 5% mengalami nyeri sedang. Rata-rata skor nyeri menurun dari 4,45 menjadi 1,75, dengan penurunan rata-rata 2,70 poin, dan uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan bermakna (p<0,05). Disimpulkan bahwa senam hamil efektif menurunkan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III dan dapat direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis dalam pelayanan antenatal.
Copyrights © 2026