Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA FREKUENSI IBU MENYUSUI PADA BAYI 0-6 BULAN DENGAN KELANCARAN ASI (STUDI DI PUSKESMAS BULULAWANG KABUPATEN MALANG) Sulistiyah .
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Sebagian faktor yang mempengaruhi kelancaran ASI adalah frekuensi ibu menyusui.Semakin sering ibu menyusui,semakin lancar pengeluaran ASI. Berdasarkan studi pendahuluan pada tanggal 1 dan 2 April 2009 di Puskesmas Bululawang Malang terhadap 10 orang responden menyusui yang memiliki bayi usia 0-6 bulan, didapatkan 3(30%) orang frekuensi menyusui cukup dengan hasil bayi tidak rewel setelah disusui. Dan sisanya 7 (70%) orang frekuensi menyusui kurang dengan hasil bayi tetap rewel setelah disusui Tujuan dari penelitian iniadalah mengidentifikasi hubungan antarafrekuensi ibumenyusui pada bayi usia0-6bulan dengan kelancaran ASI .Metode Jenis penelitian adalah desain analitik dengan pendekatan yang bersifat crosssectionalsurvey.Sampelnya adalah ibu menyusui yang memiliki bayiusia 0-6 bulan di Puskesmas Bululawang Malang yang memenuhi kriteria inklusi dengan jumlah 50orang responden. Tekhnik sampling yang digunakan adalah consecutivesampling.Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode wawancara langsung yang dilengkapi dengan kuisioner yang berjumlah 20 pertanyaan.Hasil Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar frekuensi menyusui berkategori cukup kelancaran ASI lancar sebanyak 72%. sedangkan sebagian kecil frekuensi menyusui berkategori cukup, kelancaran ASI tidak lancar sebanyak 6%. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil uji statistik korelasis pearmen rank bahwa, rhohitung = 0,623 (pvalue=0,000) dimana pvalue lebih kecil dari α=0,01.Diskusi Sehingga terdapat korelasi antara frekuensi ibu menyusui pada bayiusia 0-6 bulan dengan kelancaran ASI. Kesimpulan dari penelitian adalah semakin sering frekuensi ibu menyusui, maka produksi atau pengeluaran ASI juga semakin lancar.Saran yangdiberikan kepada Puskesmas Bululawang Malang yaitu agar meningkatkan informasi tentang cara-cara atau usaha dalam meningkatkan kelancaran ASI Kata kunci:ASI, Ibu menyusui, frekuensi meyusui, kelancaran ASI
Faktor Penunjang Terjadinya Kista Ovarium di Klinik Daun Sendok Kabupaten Pasuruan Sulistiyah Sulistiyah; Nila W. Keswara
Proceedings Series on Health & Medical Sciences Vol. 4 (2023): Proceedings of the Midwifery Conference on Collaborative Maternity Care (DYNAMIC)
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pshms.v4i.550

Abstract

Latar Belakang: Sistem reproduksi manusia merupakan bagian penting dalam kehidupan, karena membantu manusia menghasilkan keturunan secara biologis. Angka kejadian kista ovarium 7 pada wanita dan 85 jinak (Kurniawaty, 2019). Dan meskipun kista ovarium jinak, mereka berpotensi menjadi ganas atau kanker. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang mendukung terjadinya kista ovarium di Klinik Daun Sendok Pasuruan. Metode: Jenis penelitian ini adalah survei deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan Accidental sampling sebanyak 61 responden. Alat penelitian menggunakan dokumen dan kuesioner. Analisis data dengan uji korelasi Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia responden terbanyak < 20 tahun adalah 49,2%, sedangkan kebiasaan makan responden sebagian besar kurang baik sebesar 55,7% sedangkan sebagian besar responden memiliki riwayat penyakit kista pada usia 65,6 tahun. 72,1% kista ovarium. Hasil analisis uji komparasi menggunakan Chi Square dengan kepercayaan 95%, menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara umur (p value = 0,758) dengan kejadian kista ovarium, pola makan (p value = 0,010) dan faktor keturunan (p value = 0,010). = 0,005) berhubungan dengan kejadian kista ovarium di Klinik Daun Sendok Kabupaten Pasuruan. Kesimpulan: Peran tenaga kesehatan dalam memberikan komunikasi kesehatan reproduksi dalam rangka upaya pencegahan penyakit kista ovarium dalam rangka peningkatan usia harapan hidup wanita usia subur.
Gambaran Pelaksanaan Posyandu Balita Pada Masa Pandemik di Desa Kasri Kabupaten Malang Sulistiyah Sulistiyah; Nila Widya Keswara
Journal of Islamic Medicine Vol 7, No 1 (2023): JOURNAL OF ISLAMIC MEDICINE EDISI MARET 2023
Publisher : Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jim.v7i1.17233

Abstract

Background: The Ministry of Health stated that Posyandu had a very important role  during the pandemic to bring basic health services closer to the community and empower mothers in improving the health quality of children and families. The Posyandu in Kasri village has experienced visitor decline, this situation requires strong support from various parties, both moral, material and financial support. In addition, cooperation is needed so that the posyandu can continue to run during the pandemic. Objective: the purpose of this study was to  analyze the portrait of the implementation of Posyandu during the pandemic in Kasri Village, Malang Regency. Methods: This research is a qualitative research with a case study approach (case study). Results: The implementation of the Posyandu for toddlers in Kasri Village during the pandemic is still being carried out. Due to the high concern for mothers, they start to  reduce contact outside. This condition made mothers neglect the health of their toddlers. Thanks to the hard work of posyandu cadres by making home visits so that the activities of the toddler posyandu can still be carried out by paying attention to health protocols. In real, many cadres encountered several obstacles, one of which was rejected by the community. As a result of this pandemic, it is not only the people who are afraid, but the cadres are also worried. Posyandu success cannot be separated from the hard work of health cadres who voluntarily manage posyandu in their area. Conclusion: Implementation of posyandu with home visits of posyandu cadres has paid attention to health protocols in accordance with service technical instructions during the COVID-19 pandemic. The success of the posyandu cannot be separated from the hard work of posyandu cadres and the community in improving health status during the pandemic
PENGARUH KONSUMSI PUTIH TELUR REBUS TERHADAP PERCEPATAN PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS DI PMB WILAYAH PUSKESMAS POHJENTREK KABUPATEN PASURUAN Afrah Hidayah; Sulistiyah Sulistiyah; Raden Maria Veronika Widiatrilupi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.17957

Abstract

Robekan perineum terjadi pada hampir semua persalinan pertama atau tidak jarang juga pada persalinan berikutnya. Dampak terjadinya ruptur perineum atau robekan jalan lahir pada ibu antara lain tejadinya infeksi luka jahitan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsumsi putih telur rebus terhadap percepatan penyembuhan luka perineum pada ibu nifas di PMB Wilayah Puskesmas Pohjentrek Kabupaten Pasuruan pada tanggal 16 maret – 28 mei tahun 2023. Metode penelitian menggunakan quasi eksperimental dengan pendekatan two group posttest only design. Populasi penelitian adalah ibu nifas dengan jumlah 32 orang dengan sampel 16 kelompok kontrol dan 16 kelompok intervensi. Pengambilan sampel menggunakan konsekutif sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Teknik analisis menggunakan uji paired t-test.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu yang dibutuhkan ibu nifas yang tidak mengonsumsi putih telur rebus adalah 7,33 hari, sedangkan waktu yang dibutuhkan ibu nifas untuk penyembuhan luka perineum yang mengonsumsi putih telur rebus adalah 5,19 hari. Hasil uji paired t-test didapatkan p-value 0,000 < 0,05 artinya ada pengaruh konsumsi putih telur rebus terhadap percepatan penyembuhan luka perineum pada ibu nifas di PMB Wilayah Puskesmas Pohjentrek Kabupaten Pasuruan. Protein dari putih telur berguna sebagai zat pembangun untuk menganti sel-sel yang rusak dan membantu pembentukan jaringan baru dalam mempercepat penyembukan luka perineum.
Kombinasi Pemberian Puding Sehat Mocidu (Moringa Oleifera, Citrus, Madu), Olahan Ikan, Akupuntur ST36 Sebagai Upaya Pencegahan Anemia pada Ibu Hamil Widia Shofa Ilmiah; Ikhwan Abdullah; Shinta Wahyusari; Sulistiyah
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 4 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v3i4.3570

Abstract

Kehamilan fisiologis dapat berubah menjadi patologis dikarenakan berbagai faktor. Permasalahan mitra dari 5 ibu hamil diketahui 3 (60%) faktor asupan nutrisi, pengetahuan, sosial ekonomi, 2 (40%), kurangnya kepatuhan minum tablet tambah darah (TTD). Tujuan pengabdian mengetahui Kombinasi Puding Sehat Mocidu (Moringa Oleifera, Citrus, Madu), Olahan Ikan, Akupuntur ST36 sebagai Upaya Pencegahan Anemia Ibu Hamil. Metode pengukuran tingkat pengetahuan, kadar HB, kepatuhan minum TTD, keterampilan pembuatan puding Mocidu, Olahan ikan sebelum dan sesudah intervensi berupa promosi kesehatan, demonstrasi, pemberian akupuntur titik ST36 selama 7 hari. Hasil umur responden 20-35 tahun (100%), tingkat pendidikan SMA (51,9%), penghasilan < 1 juta (63%), pekerjaan IRT (66,7%), paritas 1 orang anak (77,8%), tingkat pengetahuan sebelum intervensi sebagian besar cukup baik (66,7%), kadar HB hampir sebagian 10,1-11 g/dl (29,6%), kepatuhan minum TTD tidak patuh (100%). Kesimpulan kegiatan bahwa upaya pencegahan anemia Ibu hamil dapat menggunakan kombinasi pemberian puding sehat Mocidu, olahan ikan dan akupuntur titik ST36.
Pengaruh Pemberian Jus Wortel Terhadap Perubahan Tekanan Darah Tinggi Pada Ibu Menopause Di Posyandu Desa Tangkilsari Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang Clairine Limpad Rosa Siwi; Sulistiyah Sulistiyah; Rifzul Maulina
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.116

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi di mana tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg. Salah satu pendekatan non-farmakologi yang dapat digunakan untuk mengurangi tekanan darah tinggi adalah dengan mengkonsumsi wortel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak pemberian jus wortel terhadap perubahan tekanan darah pada wanita yang telah memasuki masa menopause. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasy Eksperimental dengan pendekatan One Group Pre test – Post test design tanpa adanya kelompok kontrol dengan melibatkan 16 partisipan. Data univariat dianalisis dengan memperhitungkan distribusi dan persentase dari nilai rata-rata tekanan darah sebelum dan setelah pemberian jus wortel. Sedangkan, analisis data bivariat dilakukan menggunakan uji paired T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tekanan darah pada ibu menopause sebelum konsumsi jus wortel adalah 156,44 / 95,75 mmHg, yang kemudian mengalami penurunan menjadi 135 / 84,44 mmHg setelah konsumsi jus wortel. Berdasarkan uji paired T-test pada tekanan darah sistole didapatkan nilai p sebesar 0,000 dan tekanan darah diastole didapatkan nilai p sebesar 0,000, karena nilai p < 0,05 maka ada pengaruh perubahan tekanan darah sesudah diberikan jus wortel. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penelitian jus wortel dapat menurunkan tekanan darah. Untuk selanjutnya disarankan bagi posyandu lansia menggunakan jus wortel sebagai alternatif pengobatan non farmakologi.
Pengaruh Pemberian Jus Buah Bit Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri dengan Anemia Ringan di SMP Terpadu Ponorogo Luthfi Mutiara Fitri Mudhofir; Anik Sri Purwanti; Sulistiyah Sulistiyah
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.124

Abstract

Anemia defisiensi zat besi merupakan masalah kesehatan umum pada remaja putri, terutama di negara berkembang. Anemia dapat menyebabkan kelelahan, penurunan konsentrasi, dan bahkan komplikasi serius. Bit kaya akan zat besi dan nitrat, yang secara signifikan dapat meningkatkan kadar hemoglobin (Hb) pada mereka yang menderita anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus buah bit terhadap kadar hemoglobin remaja putri anemia ringan di SMP Terpadu Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, khususnya menggunakan metode pra-eksperimental dan prosedur pengambilan sampel kuota untuk memperoleh data observasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis Univariat melalui Distribusi Frekuensi dan analisis Bivariat menggunakan uji berpasangan Wilcoxon Match. Wilcoxon Matched-Pairs Test dilakukan untuk mengetahui dampak pemberian jus buah bit pada remaja putri anemia ringan di SMP Terpadu Ponorogo. Pengujian tersebut menghasilkan nilai ρ sebesar 0,002, yang kurang dari atau sama dengan 0,05. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan besar dalam kadar hemoglobin sebelum dan sesudah intervensi jus bit. Pemberian jus buah bit memberikan dampak nyata terhadap kadar hemoglobin remaja putri anemia sedang di SMP Terpadu Ponorogo. Jus bit efektif mengobati anemia ringan pada remaja putri.
Modifying Factors and Level of Knowledge About Pregnancy Danger Signs That Influence Antenatal Care Utilization Compliance Shofa Ilmiah, Widia; Sulistiyah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17 No 03 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) 
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/jhs.v17i03.5578

Abstract

The 3rd Sustainable Development Goal (SDG) is to guarantee healthy lives and to promote well-being. Reducing the maternal mortality ratio (MMR) to 70 per 100,000 live births is one of the SDG's primary metrics. In Indonesia, 74.1% of expectant mothers had at least four antenatal care (ANC) appointments in 2018, while 70.67% of mothers finished six ANC visits in 2022. The percentage was 74.92% in East Java, while the coverage in Nganjuk Regency decreased slightly from 79.90% in 2017 to 77.92% in 2019. The purpose of this research was to examine the moderating variables and the impact of pregnancy risk sign information on ANC use compliance. The study included all 53 pregnant women in the community and used a quantitative, cross- sectional, analytic correlation design. Total sampling, questionnaires, MCH books, and observation sheets were used as data-collecting techniques. A study of binary logistic regression was used. According to the findings, there was no discernible impact of schooling on ANC compliance (p = 0.546). ANC compliance was, however, substantially correlated with knowledge (p = 0.050; PR = 7.099), gestational age (p = 0.005; PR = 0.023), parity (p = 0.020; PR = 0.089), and information (p = 0.029; PR = 0.051). Notably, ANC adherence was seven times more impacted by knowledge level. Six ANC visits must be completed to identify and avoid issues early on, which emphasizes the need to raise pregnant women's knowledge in order to increase compliance.
PENDEKATAN EDUKASI INTERAKTIF BERBASIS TEKNOLOGI DALAM MENINGKATKAN KESADARAN IBU NIFAS TERHADAP PENCEGAHAN KOMPLIKASI POSTPARTUM: A Technology-Based Interactive Educational Approach in Increasing Post-Partum Women's Awareness of The Prevention of Postpartum Complications Prisusanti, Retno Dewi; Widiatrilupi, Raden Maria Veronika; Sulistiyah; Kiswara, NilaWidya; Rosyidah, Rafhani
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v3i1.164

Abstract

Komplikasi postpartum merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada ibu nifas. Kesadaran yang rendah terhadap tanda dan pencegahan komplikasi postpartum menjadi tantangan dalam meningkatkan kesehatan ibu setelah melahirkan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran ibu nifas melalui pendekatan edukasi interaktif berbasis teknologi. Kegiatan ini dilakukan di komunitas ibu nifas dengan melibatkan 30 responden. Metode pelaksanaan mencakup penyuluhan kesehatan menggunakan aplikasi mobile edukasi, video interaktif, dan forum diskusi daring. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner terstruktur. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan ibu nifas dari 65% menjadi 90% setelah edukasi. Kegiatan ini juga mendapatkan respons positif terkait kemudahan akses informasi dan keberlanjutan edukasi melalui teknologi digital. Edukasi berbasis teknologi terbukti menjadi pendekatan efektif dalam mendukung upaya promotif dan preventif pada masa nifas. Diharapkan, program serupa dapat diimplementasikan secara luas untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak secara berkelanjutan.
EFEKTIFITAS METODE BIRTHING BALL TERHADAP PERCEPATAN PEMBUKAAN PADA IBU BERSALIN DI KLINIK KARTIKA HUSADA DONOMULYO Astutik, Nina Andri; Retnaningsih, Reny; Sulistiyah
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 1 (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i1.3099

Abstract

Prolonged labor is one of the causes of maternal death. Prolonged labor can cause bleeding, shock, and death in the mother and fetal distress, asphyxia, and caput. There are several physiological efforts that can be done to accelerate and facilitate cervical dilation such as sitting on a birth ball. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the birthing ball method on accelerating cervix dilation at Klinik Kartika Husada, Donomulyo.MethodThis study uses a quantitative method, with a quasi-experimental design. This study uses a post-only control group design. In the intervention group, the study was given treatment using the birthing ball method, while in the control class, the birthing ball method was not given treatment. Determination of the number of respondents using a sampling technique, namely nonprobability sampling with a purposive sampling approach by considering the inclusion and exclusion criteria. The sample in this study was primigravida mothers who normally labor at Klinik Kartika Husada , a total of 13 primigravida mothers in the intervention group and 13 primigravida mothers in the control group. ResultsFrom the statistical analysis of the Mann-Whitney test with α = 0.05, the p value was obtained as 0.007 with p 0.000 < 0.05, so H0 was rejected, which means that the birthing ball method is effective in accelerating cervix dilation in primigravida at the Klinik Kartika Husada, Donomulyo. conclusionThere is an effectiveness of the birthing ball method in accelerating cervix dilation in primigravida at the Klinik Kartika Husada, Donomulyo